Ekspor 40.000 Unit Set Top Box ke Brasil, Menperin Sebut Produk Elektronik RI Bisa Bersaing

March 04, 2021, 09:04 AM UTC

Penulis: Reza Pahlevi

Kapal melintas didekat crane bongkar muat peti kemas di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin, 11 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Pampas-Nextron Teknologi Indonesia telah melakukan ekspor kedua kali untuk produk set top box sebanyak 40.400 unit atau senilai US$705.309 (setara Rp10,06 miliar) ke Brasil.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut ini menunjukkan produk buatan industri dalam negeri mampu kompetitif di pasar internasional.

“Industri elektronik merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan sesuai dengan peta jalan Making Indonesia 4.0. Kami fokus untuk memperkuat struktur industrinya agar bisa mendongkrak daya saing hingga kancah global,” ujar Menperin dalam keterangan resmi, Rabu, 3 Maret 2021.

Ekspor sebanyak 40.400 unit ini merupakan ekspor kedua yang dilakukan Pampas-Nextron ke Brasil. Pada Desember 2020, mereka juga telah mengirim set top box sebanyak 47.520 unit ke Brasil.

Pampas-Nextron Teknologi Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang telah mengisi laporan pembangunan dan laporan produksi tahun 2020 di SIINas serta laporan IOMKI secara berkala.

Pampas-Nextron Teknologi Indonesia berdiri sejak tahun 2011. Perusahaan ini telah memproduksi berbagai peralatan listrik dan elektronik secara OEM, antara lain set top box, wifi router, audio visual, remote control dan pemutus sirkuit listrik (electric MCCB). Adapun produknya telah menembus ke berbagai negara, di antaranya ke Jerman, India, dan Mesir.

Saat ini, perusahaan telah mengantongi sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari Kemenperin dengan TKDN mencapai lebih dari 25% pada tahun 2020 untuk produk-produk set top box sesuai Peraturan Menteri Perindustrian nomor 22 tahun 2020.

“Perusahaan berharap produk Nextron dapat membantu pemerintah dalam program analog switch off dengan produksi Set Top Box yang ber-TKDN dan berkualitas tinggi dengan harga kompetitif,” ujar Lee.

Berdasarkan data Kemenperin, ekspor Indonesia ke Brasil pada 2019 mencapai US$1 miliar. Sementara itu, pada Januari hingga Agustus 2020, nilai ekspor Indonesia ke Brasil sebesar US$568,48 juta.

Meski diterpa pandemi COVID-19, industri pengolahan Indonesia mampu mencatatkan nilai ekspor sebesar US$131,13 miliar pada Januari-Desember 2020 atau naik 2,95% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kinerja gemilang ini membuat neraca perdagangan sektor manufaktur sepanjang tahun 2020 menjadi surplus US$14,17 miliar,” ujar Menperin. (SKO)