Dukung Pemulihan Pariwisata, Bappenas Siapkan Rp4 Trilun

JAKARTA – Kementerian Perencanaan Pembangunan/Badan Perencanaan Pembangunan (PPN/Bappenas) menyiapkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp4 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi pariwisata dan industri pada 2021.

Direktur Alokasi Pendanaan Pembangunan Bappenas Erwin Dimas mengatakan terdapat 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) antara lain Danau Toba, Borobudur, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, Manado-Likupang, Wakatobi, Raja Ampat, Bromo-Tengger-Semeru, Bangka Belitung, dan Morotai.

“Kami juga akan memprioritaskan pembenahan kawasan industri khususnya di luar Pulau Jawa,” kata Erwin pada konferensi pers virtual di YouTube, Selasa, 2 Juni 2020.

Dikatakan Erwin, meski dana tersebut terbilang kecil namun diharapkan dapat digunakan secara efektif dan menjadi stimulus yang memperkuat prioritas yang ada. Stimulus ini bukan satu-satunya alokasi dana yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendukung pemulihan pariwisata Tanah Air.

“Masih punya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta anggaran pada kementerian atau lembaga,” jelasnya.

Erwin menuturkan pemerintah daerah (Pemda) khususnya wilayah yang termasuk prioritas untuk bisa fokus mengintegrasikan, terutama dalam melakukan pemulihan jalan menuju destinasi pariwisata dan kawasan industri.

“Kami khususkan anggaran Rp2 triliun dedicated untuk ini. Jadi, harus memilih akses jalan yang paling utama dengan kewenangan daerah untuk menuju kawasan-kawasan tersebut,” ujar Erwin.

Dia juga menyebutkan pemerintah diharapkan dapat memilih produk unggulan pada industri kecil menengah (IKM) dan bersinergi dengan pengembangan pariwisata. Untuk pembenahan IKM, Bappenas menyiapkan dana sebesar Rp750 miliar.

“Dengan dana ini daerah bisa melakukan pembangunan dan revitalisasi sentra IKM yaitu mesin, pemasaran, dan laboraturium uji,” jelas Erwin.

Secara rinci, DAK Bappenas untuk pemulihan ekonomi pariwisata dan industri terdiri dari pembenahan jalan menuju pusat perekonomian sebesar Rp2 triliun, pembangunan amenitas dan atraksi pariwisata sebesar Rp1 triliun, pembangunan dan revitalisasi sentra IKM sebesar Rp750 miliar, serta pengelolaan sampah di destinasi wisata prioritas sebesar Rp175 miliar. (SKO)

Tags:
bappenasDAKdana alokasi khususKementerian PPNpariwisatapemulihan ekonomi
wahyudatun nisa

wahyudatun nisa

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: