Dugaan Korupsi BUMN dan Anak Usaha, Direksi Telkom dan Telkomsel Dipanggil Polda Metro Jaya

24 Mei 2021 15:04 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Karyawan melayani pelanggan di gerai GraPARI Telkomsel yang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin, 19 April 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Polda Metro jaya bakal memeriksa Direktur PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Edi Witjara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Pol Yusri Yunus mengungkap yang bersangkutan bakal diperiksa terkait dugaan penyelewengan anggaran di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Kedua direksi BUMN dan anak usahanya ini bakal diperiksa oleh Sub Direktorat V Tindak Pidana Korupsi (Subdit Tipikor) Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya.

“Rencana hari Kamis, yang terlapor akan kita undang ke Krimsus (kriminal khusus) untuk klarifikasi soal penyelewengan anggaran,” kata Yusri saat dikonfirmasi TrenAsia.com, Senin, 24 Mei 2021.

Yusri menyebut dugaan penyelewengan anggaran itu berasal dari program new sales broadband Telkomsel. Kendati demikian, Yusri mengatakan masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

“Masih didalami oleh tim, nanti tunggu saja,” ungkap Yusri.

Penyidik telah mengantongi surat pemanggilan dua terlapor untuk dimintai keterangannya pada Kamis, 27 Mei 2021 mendatang.

Surat pemanggilan Direktur PT Telkomsel Setyanto Hantoro diketahui bernomor B/4381/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus.

Sementara, pemanggilan Direksi PT Telkom Indonesia Edi Witjara mengacu kepada surat bernomor B/4382/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus. Kedua surat tersebut diterbitkan pada Jumat, 21 Mei 2021. (LRD)

Berita Terkait