Disuntik Rp2,1 Triliun, Unicorn Baru Xendit Fokus Kembangkan UMKM

16 September 2021 00:42 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Pekerja menyelesaikan pembuatan produk di kios sentra kerajinan berbahan rotan di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin, 13 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Pasca mendapatkan suntikan dana jumbo senilai Rp2,1 triliun dari Tiger Global Management, start up infrastruktur pembayaran, Xendit memfokuskan dana segar ini untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Xendit memiliki target untuk dapat membantu UMKM dapat bertransaksi secara digital. Target ini sejalan dan dibuat untuk mendukung target Bank Indonesia dan pemerintah untuk membawa lebih dari 30 juta UMKM pada 2025.

Melalui pendanaan ini, Xendit fokus menyediakan berbagai fitur dan layanan yang dapat membantu UMKM agar dapat mulai bertransaksi secara digital,” kata Moses Lo, Founder dan CEO Xendit dalam konferensi pers, Rabu 15 September 2021.

Harapannya, UMKM dapat menerima pembayaran lebih cepat dari konsumen mereka serta pengembangan produk untuk mendukung layanan e-commerce di berbagai platform. 

Ia menambahkan, Xendit juga akan bekerja sama dengan berbagai inkubator dan akselerator, seperti yang telah dilakukan sebelumnya dengan Gerakan 1000 Startup oleh Kominfo dan Women In Tech Indonesia, untuk melakukan program-program sosialisasi dan edukasi yang akan membantu usaha rintisan Indonesia untuk mendigitalisasi bisnisnya.

Secara umum, Xendit meningkatkan layanan dengan menciptakan produk dan fitur yang akan memberikan nilai tambah dalam mempermudah proses bisnis merchant Xendit. Seperti sistem pencegahan penipuan, asuransi tolak bayar dan pinjaman modal bagi bisnis-bisnis pengguna Xendit.

Xendit juga mendorong bisnis dari semua ukuran dengan infrastruktur pembayaran digital yang penting dan inovatif. Dengan pendanaan baru yang juga merupakan tonggak capaian valuasi ini, Xendit telah mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar dan menginspirasi generasi unicorn berikutnya di Asia Tenggara. 

“Kami berharap dapat terus mendukung Xendit dalam setiap perkembangan mereka di wilayah ini,” sambung Moses.

Sebagai informasi,  perusahaan payment gateway Xendit merupakan bagian dari Xendit Group, yang membawahi perusahaan-perusahaan lain seperti Instamoney (memiliki izin transfer dana) dan Iluma (bergerak di bidang data). Seluruh perusahaan di bawah naungan Xendit Group bersinergi untuk menyediakan solusi pembayaran dan digital infrastruktur bagi klien.

Berita Terkait