Dikabarkan Bakal Disuntik Induk Usaha Shopee, Bank Bumi Arta Buka Suara

30 Agustus 2021 15:01 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Muhamad Arfan Septiawan

Lambang SEA Limited Singapura / Straits Times

JAKARTA – PT Bank Bumi Arta Tbk buka suara soal kabar investasi induk usaha Shopee, SEA Group di perseroan. Emiten bersandi BNBA ini jelas menyangkal kabar yang beredar tersebut.

“Perseroan sampai saat ini baru mengetahui berita dimaksud dari media massa,” ucap manajemen BNBA dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 30 Agustus 2021.

Meski begitu, BNBA mengumumkan adanya rencana divestasi perseroan. Stakeholder anyar Bank Bumi Arta ini masih menunggu proses finalisasi.

“Sampai saat ini masih belum dapat diinformasikan karena dalam proses dan belum funal. Manajemen akan menempuh atau memilih keputusan yang betull-betul untuk kepentingan pemegang saham dan seluruh stakeholder,” jelas Manajemen

PT Surya Husada Investment masih menjadi pemegang saham terbesar BNBA dengan komposisi mencapai 45,45%. Lalu, ada PT Dana Graha Agung sebesar 27,27%, PT Budiman Kencana Lestari 18,18%, dan publik sebesar 9,10%

Kabar soal masuknya SEA Group ke Bank Bumi Artha ini bukan kali pertama terjadi. Kabar serupa berhembus pada Februari 2021 lalu.

Hal ini berimplikasi pada pergerakan harga saham BNBA di bursa. Dalam seminggu terakhir, harga saham BNBA telah menguat 20,3%/

Secara tahun berjalan (year to date/ytd), harga saham BNBA bahkan telah mengalami pertumbuhan hingga hampir tiga kali lipat, tepatnya 299,5%.

Di saat yang bersamaan, BNBA tengah fokus mengembangkan digitalisasi layanan perbankan melalui Open API< host to host chain financing (SCF), host to host virtual account, full fledged mobile banking, hingga pembukaan rekening dan deposito secara daring.

Berita Terkait