Demi Suarakan Nasib Perempuan Afghanistan, Angelina Jolie Akhirnya Buat Akun Instagram

22 Agustus 2021 21:15 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Amirudin Zuhri

Demi Suarakan Nasib Perempuan Afghanistan, Akhirnya Angelina Jolie Buat Akun Instagram (Instagram.com/celebsarabicnet)

JAKARTA - Aktris Hollywood Angelina Jolie akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak pihak. Hal ini karena dirinya akhirnya memilki akun Instagram.

Mengutip dari laman Variety, Angelina Jolie tampak bergabung di media sosial Instagram untuk menyuarakan penderitaan orang-orang di Afghanistan, khususnya wanita dan perempuan, setelah negara tersebut diambil alih oleh Taliban.

Postingan Instagram pertama Angelina Jolie langsung viral, termasuk gambar surat tulisan tangan yang kabarnya dikirim dari seorang gadis remaja di Afghanistan yang menyatakan ketakutannya untuk bersekolah di bawah rezim Taliban.

"Saat ini, orang-orang Afghanistan kehilangan kemampuan mereka untuk berkomunikasi di media sosial dan mengekspresikan diri mereka secara bebas," tulis Jolie dalam keterangan postingannya . “Jadi saya datang di Instagram untuk berbagi cerita dan suara mereka di seluruh dunia yang berjuang untuk hak asasi manusia mereka.”

Usai bergabung di Instagram pada hari Jumat lalu, kini Angelina Jolie langsung mendapatkan 6,8 juta pengikut.

Tak hanya itu saja, dalam waktu empat jam setelah postingan pertamanya, ia meraih likes sebanyak 700.000 dan akan semakin bertambah hingga saat ini.

Diketahui, akun Instagram Angelina Jolie saat ini hanya mengikuti tiga akun lainnya seperti NAACP, Doctor's Without Borders dan UNHCR, Badan Pengungsi PBB.

"Sungguh memuakkan melihat warga Afghanistan terlantar lagi karena ketakutan dan ketidakpastian yang telah mencengkeram negara mereka," tulis Jolie dalam postingan tersebut. “Seperti orang lain yang berkomitmen, saya tidak akan berpaling. Saya akan terus mencari cara untuk membantu. Dan saya harap Anda mau bergabung dengan saya.”

Dalam surat yang dibagikan Angelina Jolie di Instagram, gadis tersebut menuliskan bahwa  setelah Taliban mengambil alih, penduduk Afghanistan merasa takut pada mereka, dan khawatir akan impian yang nanti akan hilang. Tak hanya itu, gadis tersebut juga menyuarakan bahwa haknya juga telah dilanggar.

Berita Terkait