Erick Bangga Bank BUMN Sukses Perluas Pasar Ke Level Global

29 Juli 2021 20:00 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Rizky C. Septania

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada pekerja KAI dan KCI di kantor Kementrian BUMN, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020. Menteri BUMN Erick Thohir memberikan penghargaan kepada dua pekerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), yakni Petugas Pengawalan KRL, Egi Sandi Saputra (24) dan Petugas Kebersihan kereta, Mujenih (34) yang menemukan uang Rp500 juta di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor, Jawa Barat. Apresiasi ini sekaligus penghormatan atas kejujuran dan amanah yang dilakukan saat bekerja. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut perusahaan pelat merah mesti terus meningkatkan peluang bisnis di ranah global. Dirinya mengatakan terus mempertajam core bisnis dari perusahaan pelat merah agar potensi pasar yang luas bisa digenggam.

Selain itu, mempertajam core bisnis itu menjadi alasan agar tidak ada aksi saling “senggol” antar BUMN yang bergerak di bidang yang sama. Hal ini tampak dari suksesnya BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai entitas usaha yang punya daya saing tinggi di level global.

Empat bank itu, kata Erick, terus memperluas pasar tanpa hingga ke taraf internasional. Meski begitu, penyesuaian bisnis yang optimal antar empat bank tersebut bisa tumbuh pesat bersamaan.

“Tetapi kita juga memastikan bank BUMN bisa bersaing dengan core yang sudah difokuskan. Bagaimana kita melakukan hal ini juga di klaster-klaster lain,” ujar Erick dalam sebuah forum, Kamis, 29 Juli 2021.

Erick pun mendorong agar perusahaan pelat merah lain punya kontribusi tinggi, baik bagi masyarakat mau pun keuangan negara. Khusus untuk keuangan negara, Himbara tercatat punya kontribusi yang tinggi

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) diketahui menyumbangkan Rp6,88 triliun pada kas negara di tahun ini melalui dividen. Sementara itu, kontribusi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melalui dividen masing-masing sebesar Rp6,16 triliun dan Rp492 miliar.

Adapun PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) absen membagikan dividen pada tahun ini. Meski begitu, laba BBTN pada tahun lalu meroket 665% year on year (yoy) dari Rp209 miliar menjadi Rp1,6 triliun.

Tidak hanya itu, tiga dari empat bank Himbara juga telah diakui di taraf global usai masuk daftar Forbes 2021 Global 2000 World's largest Public Companies. Pada daftar itu, BRI menduduki peringkat ke-362. Sementara itu, Bank Mandiri bercokol di peringkat 507 dan BNI parkir di posisi 1.742

“Saya meminta BUMN lain untuk meningkatkan bisnis dan membuka pasar baru di level internasional. Kalau kita lihat, Himbara ini sudah seperti champion karena sudah punya market luas ditambah keterlibatan swasta, asing, hingga inovasi digital,” ujar Erick.

Berita Terkait