Defisit APBN, Belanja Negara Lebih Besar Dari Pendapatan

March 24, 2021, 07:11 PM UTC

Penulis: Ismail Pohan

Warga beraktivitas dengan latar belakang gedung bertingkat di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 24 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Pemerintah mencatat hingga 2 bulan pertama tahun 2021, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah mencapai Rp 63,6 triliun atau setara 0,36 persen terhadap PDB. Defisit ini meningkat sekitar 0,10 persen atau sekitar Rp 18 triliun jika dibandingkan kondisi defisit bulan sebelumnya yang sebesar Rp 45,7 triliun atau 0,26 persen terhadap PDB.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan angka defisit ini didapat dari realisasi pendapatan negara hingga Februari 2021 sebesar Rp 219,2 triliun sementara realisasi belanja negara hingga Februari 2021 sebesar Rp 282,7 triliun.

Sri Mulyani juga memaparkan total belanja negara mencapai Rp 2.750 triliun pada 2021. Sementara keseimbangan primer defisit mencapai Rp 23,2 triliun. Sehingga pemerintah mencatat keseimbangan primer tahun ini Rp 23,2 triliun atau mengalami kontraksi sebesar 15,7 persen dari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia