Cuan! Harga Saham Allo Bank (BBHI) Sudah Menguat 2817% Tahun Ini

18 Oktober 2021 17:15 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Rizky C. Septania

Karyawan beraktivitas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 29 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Harga saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) bergerak atraktif di bursa pada tahun ini. Harga saham BBHI diketahui telah menguat 2817,1% dari awal tahun hingga kini (year to date/ytd). 

Harga saham bank milik konglomerat Chairul Tanjung ini parkir di angka Rp4.600 Senin, 18 Oktober 2021. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy), saham BBHI telah melejit hingga 6733,5%.

Jika investor mengoleksi saham BBHI sejak initial public offering (IPO) lima tahun lalu, maka dipastikan telah cuan hingga 15.963,1%. Menguatnya harga saham BBHI ini juga diikuti oleh peningkatan total aset.

Total aset BBHI berdasarkan laporan keuangan semester I-2021 tercatat membengkak 63,23% year to date (ytd).  Nilai aset Allo Bank merangkak dari Rp2,58 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp4,22 triliun pada akhir Juni 2021. 

Hal ini disebabkan adanya aksi korporasi penempatan deposito di perusahaan pemegang saham pengendali (PSP) BBHI, yakni PT Mega Corpora. 

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), BBHI tercatat melakukan pembelian surat berharga sebesar Rp1,83 triliun. Surat berharga itu terdiri dari deposito senilai Rp750 miliar yang nantinya bakal dikonversi menjadi modal usai mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, ada pula surat berharga repo sebesar yang dibeli BBHI sebesar Rp1,22 triliun.Selain mempengaruhi perolehan aset, Secara beriringan, total liabilitas BBHI juga meroket 72,72% dari Rp2,23 triliun pada akhir 2020 menjadi Rp3,86 triliun pada akhir Juni 2021.

Berita Terkait