Cihui! Tol Bogor-Sukabumi dan Cimanggis-Cibitung Rampung Akhir 2022, Intip Progresnya

19 September 2022 17:03 WIB

Penulis: Laila Ramdhini

Editor: Laila Ramdhini

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan dua proyek jalan tol yakni Bogor-Sukabumi dan Cimanggis-Cibitung selesai akhir tahun 2022. (Foto : Panji Asmoro/TrenAsia)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan dua proyek pembangunan jalan tol yakni ruas Ciawi – Sukabumi seksi 2 (Bocimi) dan Cimanggis – Cibitung seksi 2 (CCT) selesai akhir 2022. Pasalnya kedua ruas tol tersebut termasuk proyek yang mendapat tambahan suntikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho mengatakan Bocimi adalah ruas tol yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Sukabumi. Ruas tol ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas kawasan sekaligus mendistribusikan lalu lintas antara Jakarta dan Sukabumi.

Novianto mennjelaskan akses jaringan jalan yang baru ini diharapkan dapat menumbuhkan sektor pariwisata, sehingga dapat meningkatkan perekonomian serta menciptakan lapangan kerja.

“Ruas tol ini terletak pada Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Sukabumi yang termasuk dalam kawasan pengembangan wilayah dan berkaitan erat dengan upaya penyediaan infrastruktur transportasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di sekitarnya, pusat kegiatan industri, simpul transportasi, dan pusat jasa publik dengan skala beberapa Kabupaten,” ujarnya.

Sementara, lanjut Novianto, Ruas Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 26,18 kilometer (km) adalah bagian dari jaringan jalan tol Jakarta Outter Ring Road (JORR II). JORR merupakan lingkar luar yang dibangun untuk mengatasi beban over load JORR I, membentang dari Cengkareng - Kunciran - Serpong - Cinere - Jagorawi - Cimanggis - Cibitung - Cilincing sepanjang 110 km. 

Ruas tol ini dapat mempermudah aksesibilitas/mobilisasi kendaraan dari Jawa Barat ke kota Jakarta ataupun sebaliknya. Selain itu, tol JORR II masuk dalam rencana pengembangan sub pusat perkotaan antara lain Serpong/Kota Mandiri Bumi Serpong Damai, Cinere, Cimanggis, Cileungsi, Setu, dan Tambun/Cikarang. Tol ini akan menjadi jalur kegiatan logistik yang dapat meningkatkan pengembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Lebih lanjut, Novianto mengungkapkan, untuk ruas tol Bocimi penyelesaian pembangunannya masih membutuhkan tambahan alokasi dana PMN 2022, tapi dipastikan tetap akan rampung pada Desember 2022. 

“Sementara ruas tol Cimanggis – Cibitung juga akan selesai akhir tahun ini,” kata dia.

Selain memanfaatkan dana PMN, anak usaha Waskita Karya yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) tengah melakukan share swap 55% kepemilikan sahamnya di CCT kepada PT Sarana Multi Infrastruktur untuk mempercepat penyelesaian dan beroperasinya seluruh segmen ruas tol Cimanggis - Cibitung pada 2023.

Untuk diketahui, ruas tol Ciawi – Sukabumi Seksi 2 mendapat alokasi dana PMN 2021 sebesar Rp637 miliar melalui WTR kepada PT Trans Jabar Tol (TJT). Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 86,22% pada segmen Cigombong – Cibadak sepanjang 11,9 km dan diproyeksikan akan selesai pada bulan Desember 2022.

Sementara Pada ruas tol Cimanggis – Cibitung Seksi 2A mendapat alokasi dana PMN sebesar Rp622 miliar melalui PT Cimanggis Cibitung Toll Ways (CCT). Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 86,87% yaitu pada segmen Jatikarya – Cikeas sepanjang 3,4 km diproyeksikan akan selesai Januari 2023 dan beroperasi seluruhnya pada Desember 2023.

Berita Terkait