Bursa Singapura Terbitkan Obligasi Konversi Rp4 Triliun, Permintaan Lebih dari 4 Kali

10 Februari 2021 16:05 WIB

Penulis: Gloria Natalia Dolorosa

Bursa Singapura. Dok: SGX.

SINGAPURA – Anak usaha Bursa Singapura (SGX), SGX Treasury I Pte. Ltd., menerbitkan obligasi konversi senilai 240 juta euro atau senilai Rp4,08 triliun.

Berdasarkan pengumuman di laman SGX, pembayaran obligasi konversi sepenuhnya dijamin oleh SGX. Obligasi konversi itu mendulang permintaan lebih dari empat kali.

Obligasi tanpa kupon bertenor tiga tahun tersebut dapat dikonversi menjadi saham biasa SGX dengan harga konversi awal 13.0944 dolar Singapura, yang merupakan premi 32% di atas harga penutupan 9,92 dolar Singapura pada 1 Februari 2021. Angka ini merepresentasikan imbal hasil negatif hingga jatuh tempo sebesar 0,331% per tahun.

Hasil obligasi akan digunakan untuk membiayai kembali utang dan untuk keperluan perusahaan secara umum.

Loh Boon Chye, Chief Executive Officer SGX, mengatakan senang terhadap dukungan kuat dari investor atas penerbitan obligasi konversi perdana SGX. Hal ini menunjukkan bahwa investor percaya pada fundamental kredit SGX, model bisnis yang kokoh, dan prospek pertumbuhan.

“Penerbitan ini semakin mendiversifikasi sumber pendanaan kami karena kami terus mengidentifikasi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan di berbagai kelas aset,” katanya, Selasa (2/1/2021).

Credit Suisse (Singapore) Limited dan Morgan Stanley Asia (Singapore) Pte. telah ditunjuk sebagai koordinator global dan bookrunner untuk penerbitan obligasi konversi ini.

Berita Terkait