Buntut dari Krisis Pasokan, PLN Batu Bara Bakal Dibubarkan

15 Januari 2022 06:31 WIB

Penulis: Muhammad Farhan Syah

Editor: Rizky C. Septania

Kapal tongkang batu bara terlihat mengantre untuk ditarik di sepanjang sungai Mahakam di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, 31 Agustus 2019. (Reuters)

JAKARTA – Anak perusahaan PT PLN (Persero) (PLN) yang bertugas untuk mengamankan pasokan batu bara yakni PT PLN Batu Bara (Persero) akan dibubarkan dalam waktu dekat. 

Hal tersebut merupakan buntut dari terjadinya krisis pasokan batu bara yang mengakibatkan adanya pelarangan ekspor pada komoditas emas hitam tersebut di awal bulan Januari 2022.

Kabar akan dibubarkan nya PT PLN Batu Bara (Persero) atau PLN Batu Bara mencuat pertama kali setelah Menteri Koordinator Kemaritiman dan Invesatasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar anak perusahaan milik PLN tersebut dibubarkan dengan alasan perbaikan tata kelola.

Kabarnya, anak dari perusahaan listrik pelat merah tersebut memang menjadi biang keladi dari terjadinya krisis pasokan batu bara di awal tahun ini, PLN Batu Bara kerap melakukan perjanjian kontrak pengadaan batu bara bersama trader dan tidak langsung kepada perusahaan pemilik batu bara.

Staf ahli kementerian Badan Usaha Milik Negara Arya Sinulingga juga membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah mengkaji secara teknis mengenai mekanisme pembubaran anak usaha PLN tersebut.

“Sekarang ini kami sedang kaji secara teknis untuk pembubaran nya, karena kita perlu juga menghitung teknis nya, nanti dari sana baru kita ambil langkah pembubaran nya,” jelas Arya dalam keterangan pers nya Jum’at 14 Desember 2022.

Arya juga menjelaskan bahwa pembubaran tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi pada proses pengadaan pasokan batu bara ke PLN, dirinya juga tidak menampik kabar bahwa adanya potensi penyelewengan oleh pihak-pihak tertentu yang merugikan sehingga menyebabkan terhambat nya supply  batu bara ke PLN.

“Soal nanti apakah disana banyak permainan atau enggak, nanti hasil audit kita dan sebagainya akan jelas, yang pasti kita akan terus transparan untuk hal itu,” lanjut Arya.

Sebagai informasi, PLN Batu Bara merupakan anak perusahaan milik PLN yang telah berdiri sejak 11 Agustus 2008. Pendirian PLN Batu Bara bertujuan untuk memastikan agar pasokan batu bara ke PLN sebagai bahan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tetap aman dan terkendali.

 

 

 

 

Berita Terkait