BUMN Ramai-Ramai Bangun Hunian di Sekitar 3 Stasiun Ini

TrenAsia (TA) -tcodep style="text-align: justify;">JAKARTA– Sebanyak tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membangun hunian yang terintegrasi dengan transportasi di tiga stasiun di Tangerang Selatan. Tiga stasiun tersebut adalah Rawa Buntu, Jurangmangu dan Stasiun Cisauk. 

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan, hunian di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan dinamakan Mahata Serpong. Proyek ini berdiri di atas lahan 24.626m2 dengan total 3.632 unit dengan enam tower. Tahap pertama, akan dibangun 3 tower. 

“Melalui hunian yang menempel pada Stasiun Rawa Buntu, maka akan menambah hunian terjangkau yang bisa diserap oleh masyarakat,” kata Bambang dalam Groundbreaking Sinergi BUMN Hunian Terintegrasi Transportasi, Senin (10/12/2018).

Mahata Serpong akan mulai dibangun pada akhir tahun ini dan sitargetkan selesai pada 2020. Pembelian unit sudah dapat dilakukan. Sebelumnya, pengembang sudah menyelesaikan tahap-tahap perizinan dan administrasi yang lain. 

Sementara itu, PT HK Realtindo, yang merupakan anak perusahaan dari PT Hutama Karya (Persero), mengembangkan hunian di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Total unit yang dibangun di Jurangmangu sebanyak 4.510 unit yang terbagi menjadi enam tower. Sementara di Stasiun Cisauk, Kabupaten Tangerang, pembangunan hunian dilakukan oleh PT Adhi Commuter Properti anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk bernama Cisauk Point. Kawasan ini akan dibangun enam tower dengan 2.641 unit hunian.

Sasar Milenial

Pelaku usaha atau pengembang lainnya juga mendorong milenial memiliki apartemen dan rumah atau properti lainnya dengan mempermudah pendanaan. Pasar properti secara tradisional mengalami penurunan pada bulan Ramadan. Namun, hal tersebut tampaknya menjadi pengecualian untuk sektor apartemen. Hal ini didukung tingginya minat generasi milenial terhadap properti tipe apartemen, khususnya di kota besar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Berdasarkan Rumah.com Property Index, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan harga apartemen tetap stabil, bahkan meski berada dalam periode Ramadan. Data Rumah.com Property Index ini memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia.

Survei ini merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya. ***(Nasser Panggabean)