BUMN Kimia Farma Rights Issue Rp6,5 Triliun

19 Agustus 2021 02:31 WIB

Penulis: Sukirno

Editor: Sukirno

Apotek milik BUMN PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang kini menjual vaksin COVID-19 / Dok. Kimia Farma

JAKARTA - Emiten pelat merah PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) bakal menerbitkan 2,78 miliar saham baru lewat rights issue dengan perkiraan perolehan dana Rp6,5 triliun.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Kimia Farma menyetujui perseroan untuk menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Emiten berkode saham KAEF itu akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 2,78 miliar saham seri B dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas (PUT) I sebagaimana diatur dalam POJK 32/2015.

Harga saham KAEF pada Rabu, 18 Agustus 2021 ditutup naik 0,85% ke level Rp2.370 per lembar. Jika diasumsikan harga eksekusi rights issue pada harga tersebut, maka manajemen Kimia Farma bakal meraup dana Rp6,5 triliun.

"Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memenuhi pembayaran pinjaman perseroan yang jatuh tempo, modal kerja perseroan serta pengembangan usaha termasuk dalam rangka transformasi digital dan sistem teknologi informasi," tulis manajemen dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, 18 Agustus 2021.

Rapat dihadiri oleh 90,28% dari keseluruhan pemegang saham KAEF. Pelaksanaan RUPSLB dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan mengacu pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

RUPSLB diselenggarakan secara elektronik dengan sistem e–proxy yang disediakan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sehingga pemegang saham dapat menggunakan hak suaranya melalui sistem tersebut.

Pemegang saham juga menyetujui dan mengesahkan Pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI Nomor PER-05/MBU/04/2021 tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

Dalam RUPSLB tersebut juga diputuskan perubahan nomenklatur dan susunan pengurus perseroan. RUPSLB menyetujui dan mengangkat Jasmine Kamiasti Karsono sebagai Direktur Portofolio & Pengembangan Bisnis.

RUPSLB juga mengubah nomenklatur pengurus perseroan yaitu Imam Fathorrahman sebagai Direktur Pemasaran & Komersial yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis, serta menyetujui dan mengangkat Rahmat Hidayat Pulungan sebagai Komisaris Independen yang baru.

Berikut Susunan dan jabatan Dewan Komisaris dan Direksi KAEF terbaru:

Komisaris
Komisaris Utama: Abdul Kadir
Komisaris: Subandi Sardjoko
Komisaris: Dwi Ary Purnomo
Komisaris Independen: Rahmat Hidayat Pulungan Komisaris Independen: Kamelia Faisal
Komisaris Independen: Musthofa Fauzi

Direksi
Direktur Utama: Verdi Budidarmo
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Lina Sari Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis: Jasmine Kamiasti Karsono
Direktur Pemasaran dan Komersial: Imam Fathorrahman
Direktur Produksi dan Supply Chain: Andi Prazos Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra

Berita Terkait