Bukan Sea Grup, Bank Bumi Arta Malah Dicaplok Ajaib 24 Persen

22 November 2021 10:21 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Vega Aulia

CEO Ajaib Group Anderson Sumarli. – Istimewa

JAKARTA – PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) secara mengejutkan mengumumkan penggengam saham baru perseroan yaitu PT Takjub Finansial Teknologi alias Ajaib Reksa Dana.

“Gerakan senyap” Ajaib terbilang sukses, pasalnya rencana aksi pembelian saham BNBA ini tak tercium sebelumnya. Padahal, nilai transaksi pembeliannya cukup besar yakni 554,40 juta lembar atau 24% saham dari sebelumnya nihil.

Transaksi tersebut tercatat dilaksanakan pada 17 November 2021 dengan harga pembelian per saham Rp1.345. Artinya, Ajaib merogoh kocek sedalam Rp746 miliar untuk memiliki 24% saham Bank Bumi Artha.

Untuk menggengam 24% saham BNBA, Ajaib menggeser proporsi kepemilikan tiga perusahaan yaitu PT Surya Husada Investment, PT Dana Graha Agung, dan PT Budiman Kencana Lestari.

Dengan masuknya Ajaib dalam jajaran pemilik saham BNBA, maka porsi saham ketiga perusahaan di atas berkurang. Pertama, kepemilikan PT Budiman Kencana Lestari susut menjadi 13,4% dari sebelumnya 18,18%.

Kedua, PT Surya Husada Investment tak lagi menggenggam 45,345% saham BNBA melainkan menjadi 33,5%. Ketiga, PT Dana Graha Agung juga merelakan porsi kepemilikan sahamnya turun menjadi 20,1% dari sebelumnya 27,27%.

Aksi unicorn milik Anderson Sumarli ini lantas menjawab rumor yang menyebut Bank Bumi Arta tengah dilirik sejumlah investor besar seperti Sea Grup asal Singapura. Awal tahun ini, Sea Grup gencar dikabarkan akan mengakuisisi BNBA.

Namun, Presiden Direktur BNBA Wikan Aryono membantah rumor pasar tersebut. “Perseroan juga baru mengetahui berita dimaksud dari media/ surat kabar,” kata Wikan mengutip pernyataan resmi, Rabu, 17 Februari 2021.

Ajaib Reksa Dana atau PT Takjub Teknologi Indonesia berdiri pada 2019 dan terdaftar di OJK dengan nomor izin KEP-17/PM.21/2018. Ajaib Reksa Dana merupakan bagian dari Ajaib Group, yang juga menaungi Ajaib Sekuritas (PT Ajaib Sekuritas Asia). 

Berita Terkait