Bukan Robot, Jepang Punya Kendaraan Gabungan Bus dan Kereta

27 Desember 2021 14:05 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Laila Ramdhini

Sebuah kendaraan hasil penggabungan antara bus dan kereta di Jepang mulai dioperasikan di Kota Kaiyo, Prefektur Tokushima. (Reuters)

TOKUSHIMA – Sebuah kendaraan hasil penggabungan antara bus dan kereta di Jepang mulai dioperasikan di Kota Kaiyo, Prefektur Tokushima.

Penggabungan yang disebut sebagai Dual-Mode Vehicle/DMV ini dapat digunakan sama baiknya di jalanan aspal ataupun di atas rel kereta api. DMV ini berbentuk seperti minibus dan menggunakan ban karet. Tetapi, saat mendekati rel, roda baja akan turun dan kendaraan itu berubah menjadi gerbong kereta hanya dalam waktu 15 detik.

CEO perusahaan yang mengoperasikan DMV, Asa Coast Railway, Shigeki Miura, mengatakan kehadiran kendaraan ini dapat membantu kota kecil seperti Kaiyo dengan populasinya yang menua dan menyusut. 

“DMV ini dapat menjangkau penduduk (sebagai bus), dan membawa mereka ke rel,” kata Shigeki Miura pada Reuters seperti dikutip TrenAsia.com pada Senin, 27 Desember 2021.

Menurut perusahaan itu, kendaraan ini dapat menampung hingga 21 penumpang dan berjalan dengan kecepatan 60 kilometer(km)/jam di atas rel, dan sekitar 100 km/jam di jalan umum.

Penduduk setempat berharap moda transportasi yang menggunakan bahan bakar diesel ini dapat meningkatkan akses ke tempat-tempat wisata yang nantinya akan menarik lebih banyak pengunjung. 

Armada kecil kendaraan ini akan berjalan di sepanjang bagian pantai pulau Shikoku di Jepang selatan, menghubungkan beberapa kota kecil dan menawarkan pemandangan tepi laut yang menarik bagi penumpang.

Berita Terkait