Bukalapak, GoTo, dan Blibli Resmi Pindah ke Papan Ekonomi Baru

05 Desember 2022 12:20 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Ananda Astri Dianka

Warga mengakses salah satu platform e-commerce melalui gawainya di Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perpindahan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke papan ekonomi baru.  

Perpindahan ini diumumkan melalui nomor surat No.Peng-PP-00004/BEI.PP1/12-2022, No.Peng-PP-00004/BEI.PP2/12-2022 dan No.Peng-PP-00004/BEI.PP3/12-2022 tanggal 2 Desember 2022.

Dengan demikian, tiga emiten e-commerce ini resmi pindah dari papan utama ke papan ekonomi baru berlaku sejak tanggal 5 Desember 2022.

"Bursa berwenang untuk melakukan penilaian atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan yang dilakukan setiap bulan Mei dan November, dimana pada saat pertama perpindahan papan di Papan Ekonomi Baru akan dilaksanakan pada Bulan Desember 2022. Dengan demikian Bursa mengumumkan daftar Perusahaan Tercatat yang mengalami perpindahan papan," tulis Bursa, dikutip Senin 5 Desember 2022.

Perpindahan tersebut mengacu pada dua aturan yaitu Ketentuan VI. Peraturan Bursa No. I-Y tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat di Papan Ekonomi Baru. Kemudian Surat Keputusan Direksi Bursa No. Kep-00083/BEI/11-2022 perihal Peraturan Nomor I-Y tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat di Papan Ekonomi Baru.

Papan Ekonomi Baru

Perpindahan tiga emiten tersebut bersamaan dengan peluncuran papan pencatatan baru, yaitu papan ekonomi baru pada hari ini. Papan ekonomi baru merupakan papan pencatatan yang setara dengan papan utama. 

Perusahaan dapat tercatat di papan ekonomi baru jika perusahaan memenuhi ketentuan tercatat di papan utama dan memiliki karakteristik khusus yang ditentukan oleh Bursa.

“Kami berharap dengan  adanya implementasi papan ekonomi baru ini dapat menjadi salah satu pendorong bagi perusahaan-perusahaan sektor new economy untuk tercatat di BEI.  Selain itu, implementasi ini juga dapat menjadi sarana yang memudahkan investor dalam melakukan pengambilan keputusan investasi sesuai dengan tipe dan strategi transaksi investor,” kata Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, Senin (5/12/2022).

Karakteristik khusus tersebut meliputi memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi; menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk atau jasa yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta memiliki kemanfaatan sosial; masuk dalam bidang usaha yang ditetapkan oleh Bursa.

Pada saat peluncuran, beberapa perusahaan sektor new economy yang telah tercatat di Bursa dipindahkan ke papan ekonomi baru tersebut. Penyediaan papan ekonomi baru ini merupakan upaya bursa dalam mendorong perkembangan perusahaan yang memanfaatkan teknologi dan ekonomi digital, sekaligus sebagai sarana branding bagi perusahaan tercatat.

Selain itu, papan ekonomi baru ini juga menyediakan segmentasi papan pencatatan di BEI yang merupakan sarana  strategi investasi bagi investor. Investor dapat menentukan saham yang diinvestasikan berdasarkan papan pencatatan yang ada.

Papan ekonomi baru juga mengakomodasi pencatatan perusahaan yang memiliki skema saham dengan  hak suara multipel (SHSM) sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 22/POJK.04/2021 tentang Penerapan  Klasifikasi Saham Dengan Hak Suara Multipel Oleh Emiten Dengan Inovasi dan Tingkat Pertumbuhan Tinggi yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Berupa Saham.

Berita Terkait