BTN Kejar Target Penyaluran KPR Non Subsidi Rp10,3 Triliun Hingga Akhir Tahun

09 November 2021 13:30 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Nasabah beraktivitas di kantor pusat Bank Tabungan Negara (BTN), Jalan Gajahmada, Jakarta Pusat, Selasa, 9 November 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengejar penyaluran KPR Non Subsidi mencapai Rp 10,3 triliun pada tahun ini. Salah satunya melalui program KPR BTN Gaess For Millenial. Program ini memudahkan milenial untuk membeli rumah dengan angsuran ringan pada tahun pertama dengan memperhitungkan suku bunga kredit yang kompetitif.

Fitur Graduated Payment Mortgage (GPM) bisa dimanfaatkan oleh para milenial yang memiliki perencanaan keuangan matang karena fitur ini sesuai dengan kondisi finansial  dan tidak terlalu membebani kantong karena cicilan pada dua tahun pertama dinilai ringan.

Berbagai keunggulan fitur GPM seperti suku bunga promo lebih rendah dan diperhitungkan secara berjenjang yaitu sebesar 4,75% selama 2 tahun pertama pinjaman, dibandingkan KPR biasa menggunakan skema fix and cap sehingga besar angsuran GPM lebih rendah dibanding angsuran KPR reguler pada awal masa kredit. Setelah itu, pembayaran angsuran akan meningkat secara stabil sesuai dengan asumsi kenaikan penghasilan calon debitur setiap tahunnya.

Untuk mengajukan aplikasi KPR BTN Gaess for Millenials dengan fitur GPM ini, nasabah harus memenuhi sejumlah syarat, diantaranya berusia 21-35 tahun, memiliki pekerjaan dan status sebagai karyawan tetap dengan penghasilan tetap. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait