BTN Raih Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal II-2021

28 Juli 2021 18:45 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Laila Ramdhini

Sejumlah nasabah mengantri untuk bertransaksi di kantor pusat Menara BTN, Gajahmada, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan laba bersih sebesar Rp920 miliar pada kuartal II-2021, tumbuh19,87% year on year (yoy) dari Rp768 miliar pada periode tahun lalu.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo menjelaskan pertumbuhan laba didorong oleh pendapatan bunga yang naik 1,39% yoy. Selain itu, beban bunga juga berhasil ditekan turun sebesar 13,63% yoy sehingga pendapatan bunga bersih naik ke level 28,18% yoy. 

“Perbaikan proses bisnis turut menopang perolehan laba bersih. Bank BTN telah menggelar beragam strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit,” kata Haru dalam konferensi pers, Rabu 28 Juli 2021.

Adapun penyaluran kredit dan pembiayaan juga tumbuh 5,59% yoy.  Di samping itu, Bank BTN juga menggandakan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 31,84% yoy.

Pada kuartal II-2021, DPK tercatat sebesar Rp298,38 triliun dibandingkan dengan Rp226,32 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70% yoy, 15,06% yoy, dan 43,53% yoy per kuartal II-2021. 

Kendati DPK tumbuh signifikan, Bank BTN berhasil mencatatkan penurunan beban bunga dengan menekan biaya dana (cost of fund/CoF) hingga 171 basis poin (bps). Peningkatan DPK juga menyebabkan Loan to Deposit Ratio (LDR) menurun sebesar 2.216 bps hingga ke level 89,12% di kuartal II-2021. 

Berita Terkait