BRI Catat Investasi Berkelanjutan Naik 3 Kali Lipat pada Maret 2021 Jadi Rp2,15 Triliun

27 Juli 2021 19:30 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Rizky C. Septania

Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kwasan Sudirman, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA –  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat investasi ke sektor berkelanjutan (environment, social, and governance/ESG) naik tiga kali lipat year on year (yoy)menjadi Rp2,15 triliun per Maret 2021 dari sebelumnya Rp709 miliar.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, capaian ini lebih baik dari tren investasi ESG global yang hanya naik dua kali lipat dalam kurun lima tahun terakhir. Dalam paparannya, Global ESG asset under management (AUM) pada 2016 bernilai Rp324.000 triliun. Sedangkan Global ESG AUM 2020 tercatat Rp565.000 triliun. 

"Perbankan perlu terlibat dalam ESG ini karena selain mencari profit, perusahaan juga diminta menjadi perusahaan yang berkelanjutan," kata Sunarso dalam ESG Capital Market Summit 2021, Selasa 27 Juli 2021. 

Dalam perjalanannya, BRI tercatat pertama kali menerbitkan sustainability report pada 2013. Hingga pada Maret 2021, 64,7% kredit BRI disalurkan kepada kegiatan usaha berkelanjutan. 

Ke depan, BRI melakukan integrasi ESG ke dalam corporate plan dan KPI terkait ESG. Kemudian, melakukan penguatan ESG performance dengan membentuk komite ESG. 

Selanjutnya, melakukan penerbitan kebijakan ESG untuk penyaluran kredit sectoral. Juga berkolaborasi dengan UN untuk mengembangkan green catalogue dan penyaluran SDG linked loan. 

Terbaru, pada 21 Maret 2021, BRI merilis sustainability bond senilai US$500 miliar. Surat utang ini memiliki tenor lima tahun dengan kupon 3,95% yang digunakan untuk mendukung berbagai proyek ESG.

Berita Terkait