BRI Beri Kredit Bunga Ringan bagi Mitra Gojek, Simak Syaratnya

May 13, 2020, 07:16 PM UTC

Penulis: Aprilia Ciptaning

Sejumlah Driver Ojek Online menunggu orderan di Jakarta, Jumat (10/4/2020). Peraturan Gubernur DKI Jakarta dalam pelaksanaan PSBB mengatur angkutan roda dua seperti ojek online maupun ojek konvensional dilarang membawa penumpang. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Emiten pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. meluncurkan fasilitas pinjaman bunga ringan bagi mitra PT Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia), baik GoRide, GoCar, maupun merchant GoFood.

Besaran nominal yang dipinjamkan mulai dari Rp5 juta untuk mitra driver GoRide dan GoCar, sedangkan maksimum Rp20 juta khusus untuk mitra usaha GoFood, dengan tenor selama 24 bulan dan keringanan biaya pembayaran pada tiga bulan pertama.

Sebagai tahap awal, fasilitas tersebut ditawarkan kepada mitra Gojek yang berdomisili di area Jabodetabek.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengungkapkan, fasilitas pinjaman tersebut merupakan layanan perusahaan dalam membantu perekonomian sejumlah pihak yang terkena dampak pandemi virus corona (COVID-19).

“Kami memahami, pekerja harian dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti mitra Gojek, merupakan salah satu pihak yang terkena imbas situasi saat ini,” ujarnya dalam siaran tertulis di Jakarta, Rabu, 12 Mei 2020.

Menurutnya, kondisi masyarakat yang harus work from home (WFH) dan menerapkan physical distancing, sangat berimbas pada penghasilan para mitra Gojek. Fasilitas pinjaman bunga ringan ini, lanjutnya, menjadi upaya BRI untuk terus mendorong keberlangsungan hidup para driver dan pelaku UMKM.

Handayani juga menegaskan, penyaluran pinjaman tersebut tetap dilakukan dengan memegang prinsip kehati-hatian. Pihaknya terlebih dulu akan melakukan assessment terkait besaran kebutuhan mitra Gojek.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftarkan pinjaman meliputi syarat umum, seperti identitas resmi, dan pendapatan rata-rata bulanan.

“Selain itu, berapa lama driver bermitra dengan Gojek juga menjadi pertimbangan,” kata Handayani.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo pun mengapresiasi kerja sama tersebut karena prioritas utama Gojek saat ini, salah satunya adalah membantu mitranya melewati masa sulit sekarang.

“Situasi pandemi COVID-19 sangat memengaruhi pendapatan mitra. Fasilitas pinjaman bunga ringan ini akan membantu meringankan beban keuangan mereka di masa sulit ini,” ujarnya.

Andre berharap, fasilitas tersebut mampu menjaga perputaran usaha di samping menjaga arus kas mereka hingga situasi kembali membaik. (SKO)