Bosan Sering Tak Punya Duit? Lakukan 5 Hal Ini untuk Memperbaiki Kondisi Keuangan Anda

16 Oktober 2021 13:12 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Amirudin Zuhri

Bosan Sering Tak Punya Uang? Lakukan 5 Hal Ini untuk Memperbaiki Kondisi Keuangan Anda (Foto: Freepik.com/Drobotdean)

JAKARTA - Pernah mengalami tidak punya uang sama sekali? Ini tentu menjadi pengalaman yang pahit, dan tampaknya sangat sulit bagi Anda untuk menemukan jalan keluar, terutama ketika Anda hanya mengandalkan dan hidup dari gaji ke gaji dengan tidak ada tambahan yang tersisa untuk mencoba memperbaiki situasi keuangan Anda.

Jika hal tersebut sering Anda alami, cobalah untuk berubah dengan mengikuti lima langkah berikut yang dapat membantu Anda untuk mengendalikan situasi keuangan Anda.

1. Mulai Membuat Anggaran

Anda mungkin berpikir bahwa Anda tidak memiliki cukup uang untuk dianggarkan saat menghitung setiap uang yang Anda miliki, tetapi ternyata pendapat Anda kali ini adalah salah. Penganggaran adalah merencanakan bagaimana dan kapan Anda akan menghabiskan setiap uang yang Anda miliki.

Singkatnya, itu berarti Anda tahu di mana Anda akan membelanjakan uang Anda sebelum uang itu datang. Penganggaran memungkinkan Anda untuk merencanakan pengeluaran di muka dan mulai menyisihkan uang untuk pengeluaran lebih besar yang mungkin datang hanya setahun sekali.

Saat Anda membuat anggaran, Anda juga dapat melacak tren pengeluaran Anda. Hal ini dapat Anda gunakan untuk mengetahui kategori pengeluaran apa yang perlu untuk dikurangi dan kategori apa yang harus ditambah, salah satunya adalah untuk tujuan jangka panjang seperti dana darurat.

2. Temukan Cara Menghasilkan Uang Lebih Banyak

Jika Anda tidak menghasilkan cukup uang di pekerjaan Anda saat ini untuk memenuhi kebutuhan Anda dan menghemat uang, maka Anda perlu mencari cara untuk meningkatkan penghasilan Anda. Ini mungkin berarti mengambil pekerjaan kedua atau pekerjaan sampingan untuk membantu Anda mengejar tagihan yang telah jatuh tempo.

Hal ini juga bisa berarti Anda harus mereview kembali apakah Anda perlu kembali ke sekolah atau mendapat pelatihan tambahan untuk memiliki skill baru yang dapat digunakan untuk mendapat pekerjaan dengan pendapatan yang lebih besar. Jika kembali ke sekolah atau mendapat pelatihan tambahan tidak memungkinkan untuk kondisi Anda saat ini, lihat pekerjaan di bidang Anda atau bidang serupa yang menawarkan gaji lebih tinggi.

3.Jadikan Tabungan Sebagai Prioritas Utama

Mulailah untuk menabung uang dari sekarang. Ada dua cara yang Anda butuhkan untuk fokus menabung. Pertama, masukkan uang ke dalam rekening tabungan yang tidak akan Anda gunakan kecuali untuk keadaan darurat. Ini disebut dana darurat.

Seiring waktu, Anda harus meningkatkan kontribusi Anda, sampai Anda memiliki dana darurat yang akan menutupi biaya hidup antara tiga dan enam bulan. Ini adalah dana untuk mengamankan kondisi Anda.

Kedua, fokuslah menemukan cara untuk menghemat uang pada hal-hal yang sudah Anda lakukan. Cari kupon dan penawaran untuk setiap pembelian atau pembayaran yang Anda lakukan. Hindari langsung membayar dengan harga penuh, dan periksalah dengan teliti apa saja yang Anda beli dan jangan sampai rugi.

4. Berhenti Menggunakan Kartu Kredit

Jika Anda ingin berhenti dari kondisi tidak punya uang sama sekali, Anda harus berhenti membuat utang. Langkah pertama adalah berhenti menggunakan kartu kredit Anda. Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan berhenti membawanya ke mana saja. Jika kartu kredit yang Anda miliki disimpan di rumah, Anda tidak dapat menggunakannya saat berbelanja.

5. Terbebas dari Utang

Anda tidak akan bisa mulai membangung kekayaan yang nyata jika Anda membayar bunga pinjaman yang lebih banyak daripada apa yang Anda peroleh. Jika Anda ingin mulai mengubah situasi Anda saat ini, Anda perlu mengambil langkah-langkah yang akan membantu Anda untuk keluar utang.

Caranya, buat rencana untuk melunasi semua utang yang Anda miliki. Setelah membuat anggaran, cobalah untuk mencari uang tambahan untuk melunasi utang Anda setiap bulan. Setelah Anda bebas utang, Anda akan memiliki lebih banyak uang untuk mulai membangun keamanan finansial.

Berita Terkait