Bos Indosat Ungkap Nasib Merger dengan Hutchison 3 Indonesia

May 07, 2021, 04:02 AM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Lambang PT Indosat Tbk. / Facebook @IndosatOoredoo

JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) telah merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 6 Mei 2021. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham membahas rencana merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri).

Direktur Utama Indosat Ahmad Al-Neama mengaku belum ada perkembangan yang signifikan terkait rencana merger kedua perusahaan tersebut.

Hal ini sejalan dengan surat yang disampaikan oleh holding perseroan, yakni Ooredoo Asia Pte Ltd untuk memperpanjang periode nota kesepahaman (MoU) tidak mengikat hingga 30 Juni 2021.

“Hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil terkait dengan MoU ini dan tidak ada dampak signifikan bagi perusahaan hingga saat ini,” ujarnya dalam paparan publik usai pelaksanaan RUPST di Jakarta, Kamis 6 Mei 2021.

Ia menyebut perpanjangan waktu negosiasi ini dimaksudkan sebagai tambahan waktu bagi kedua pihak untuk menyelesaikan persiapan merger. Termasuk di dalamnya pembahasan terkait proses uji tuntas dan persyaratan akhir aksi korporasi tersebut.

Dalam RUPST itu, para pemegang saham turut melakukan perombakan jajaran komisaris perseroan. Berikut susunan dewan komisaris Indosat hingga RUPST 2024 dan dewan direksi Indosat sampai RUPST tahun 2025:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani

Komisaris: George Bowring Challenor

Komisaris: Nigel Thomas Byrne

Komisaris: Sri Adiningsih

Komisaris: Andrew Tor Oddvar Kvålseth

Komisaris: Meirijal Nur

Komisaris: Afini Boer

Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan

Komisaris Independen: Wijayanto Samirin

Komisaris Independen: Syed Maqbul Quader

Dewan Direksi

Direktur Utama: Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama

Direktur: Eyas Naif Saleh Assaf

Direktur: Eyas Naif Saleh Assaf

Direktur: Arief Musta’in

Direktur Independen: Irsyad Sahroni (SKO)