Bisnis Online Melonjak, Matahari Putra Prima (MPPA) Raup Penjualan Rp1,69 Triliun pada Kuartal I-2022

10 Mei 2022 08:02 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Fakhri Rezy

Gerai ritel Hypermart milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dari Grup Lippo / Lippomallkemang.com

JAKARTA – Emiten peritel milik Grup Lippo, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat berbagai pencapaian kinerja keuangan pada periode kuartal I-2022. 

Menukil dari laporan keuangannya, perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,69 triliun hingga akhir Maret 2022. Angka tersebut meningkat sekitar 9,2% year-on-year (yoy) dari Rp1,55 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Bisnis e-commerce MPPA turut melanjutkan pertumbuhan hingga 56,3% sekaligus mewakili 7,3% dari total penjualan regular selama triwulan pertama tahun ini. Hal tersebut sejalan dengan upaya perseroan dalam memperluas dan memperkuat strategi omni-channel.

Berdasarkan riset NielsenIQ, pangsa pasar perseroan juga bertumbuh mencapai 26,2% selama tiga bulan pertama 2022 dibandingkan dengan 24,7% pada akhir tahun 2021, dalam sektor supermarket dan hypermarket.

Secara keseluruhan, perseroan masih menghadapi periode yang penuh tantangan untuk operasional bisnis dikarenakan varian Omicron selama tiga bulan pertama tahun ini. 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) lanjutan selama Januari – Maret 2022 berdampak pada jam operasional toko perseroan, sehingga menyebabkan penurunan pengunjung dan kehilangan potensial bisnis. 

Hal tersebut berdampak pada pelanggan utama berbasis keluarga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka serta toko-toko MPPA tidak dapat memaksimalkan operasional ritelnya selama periode tersebut. 

Akibatnya, rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di kuartal I-2022 menebal 30,42% yoy menjadi Rp109,16 miliar berbanding Rp83,70 miliar di periode yang sama tahun lalu. 

Namun, format ritel utama MPPA dan bisnis e-commerce-nya berhasil mencatat pencapaian penjualan yang positif di bulan April 2022. Perseroan fokus memanfaatkan momentum Hari Raya Idulfitri dengan berbagai promosi.

Secara month-to-date (mtd), penjualan perseroan tumbuh 26,6% yoy. Sedangkan penjualan regular (tidak termasuk penjualan online) naik mencapai 26,5% yoy. Adapun penjualan bisnis online/e-commerce MPPA melonjak 81,0% yoy.

CEO Matahari Putra Prima Elliot Dickson mengatakan bahwa capaian periode April 2022 juga ditopang oleh adanya pelonggaran mobilitas masyarakat, tingkat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan jam operasional bisnis.

“Hal ini akan membawa lebih banyak momentum peningkatan kinerja penjualan kami ke depan. Kami akan mengubah arah pertumbuhan penjualan dan bersiap memasuki kuartal kedua dan periode berikutnya selama tahun 2022,” ujarnya melalui keterangan pers, Senin, 9 Mei 2022.

Selain itu, perseroan juga masih akan melanjutkan fokusnya untuk menjalankan bisnis ritel secara offline maupun online, serta memperbanyak kolaborasi dengan para pelaku marketplace dan beberapa perluasan toko berukuran lebih kecil dan lebih efisien di lokasi mandiri.

Berita Terkait