Bidik Milenial, Bank Neo Commerce Luncurkan Produk Investasi Reksa Dana Digital

15 Desember 2021 15:02 WIB

Penulis: Adinda Purnama Rachmani

Editor: Laila Ramdhini

PT Bank Neo Commerce Tbk. resmi menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II, setelah melakukan penambahan modal atau right issue Rp150 miliar pada Juli 2020. Dengan perubahan status tersebut, perseroan akan melakukan transformasi digital dengan sasaran pasar milenial. / Perseroan

JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) meningkatkan perannya menjadi agen penjual efek reksa dana. Bank Neo melakukan kerja sama dengan PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM).

Presiden Direktur Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan varian produk. Hal tersebut merupakan komitmen BNC dalam menyediakan layanan perbankan digital secara end to end.

"BNC sebagai bank digital terdepan berkomitmen untuk terus menyediakan pilihan produk yang beragam, salah satunya melalui produk reksa dana," ucap Tjandra Gunawan, dalam keterangan pers, Rabu, Rabu, 15 Desember 2021.

Adanya kerja sama ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para nasabah dan segmen milenial terutama yang merupakan investor pemula untuk berinvestasi dengan proses yang mudah dan terjangkau.

"Melalui kerja sama ini, kami akan menawarkan berbagai jenis produk reksa dana. Mulai dari produk dengan profil risiko renda, hingga produk dengan profil risiko tinggi seperti reksa dana saham,"tutup Tjandra.

Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Oktober 2021, jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan secara signifikan dari jumlah SID yang terbentuk.

Kini, di Indonesia jumlah investor reksa dana mengalami peningkatan lebih dari 50% pada 2021. Selain itu, jumlah investor reksa dana mencapai 6,1 juta orang per Oktober 2021. Dari jumlah tersebut, hampir 60% atau sekitar 4 juta investor dengan usia di bawah 30 tahun. Artinya bahwa terjadi peningkatan minat generasi muda untuk berinvestasi khususnya di reksa dana.

"Reksa dana merupakan produk investasi yang banyak diminati nasabah kami. Karenanya merupakan tanggung jawab kami untuk menyediakan produk reksa dana," tambah Tjandra.

Berita Terkait