Survei BI: Penyaluran Kredit Perbankan Meningkat pada Kuartal II-2021

19 Juli 2021 23:12 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Laila Ramdhini

Gedung Bank Indonesia. / Facebook @BankIndonesiaOfficial

JAKARTA – Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia edisi Juni 2021 mengindikasikan penyaluran kredit baru pada kuartal II-2021 tumbuh positif secara kuartalan (qtq). 

Hal tersebut tercermin dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru sebesar 53,9%. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit baru terindikasi terjadi pada seluruh jenis kredit.

“Tertinggi pada kredit modal kerja dengan SBT 45,0 persen, diikuti oleh kredit konsumsi dan kredit investasi dengan SBT masing-masing sebesar 31,3 persen dan 13,3 persen,” kata Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono, Senin 19 Juli 2021.

Sementara itu, pada kuartal III-2021 penyaluran kredit baru diprakirakan meningkat. Terlihat dari SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 87,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan 53,9% pada kuartal II-2021. 

Peningkatan tersebut akan didorong oleh kredit modal kerja, diikuti oleh kredit konsumsi dan kredit investasi. Adapun, standar penyaluran kredit pada kuartal III-2021 diprakirakan tidak seketat periode sebelumnya. 

Pasalnya, Indeks Lending Standard (ILS) tercatat sebesar 0,3%, lebih rendah dibandingkan dengan 1,2% pada kuartal sebelumnya. Aspek kebijakan penyaluran yang diprakirakan tidak seketat kuartal sebelumnya antara lain plafon kredit, jangka waktu kredit, perjanjian kredit, dan agunan.

Sementara untuk keseluruhan 2021, hasil survei mengindikasikan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2021 sebesar 6,3% secara tahunan (yoy). 

“Optimisme tersebut antara lain didorong oleh kondisi moneter dan ekonomi, serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit,” jelas dia. 

Berita Terkait