Berubah Nama Jadi KlikA2C, KlikACC Catat Peningkatan Pembiayaan Hingga 8 Kali Lipat

23 November 2021 17:30 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Laila Ramdhini

(Kiri ke Kanan): Chief Executive Officer KlikA2C Djoemingin Budiono, Chief Operation Officer KlikA2C Bong Elysabet, dan Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah saat peresmian rebranding KlikACC menjadi KlikA2C di Jakarta, Selasa, 23 November 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – PT Aman Cermat Cepat atau KlikACC yang kini berubah nama menjadi KlikA2C mencatatkan pertumbuhan pembiayaan yang signifikan ke sektor produktif.

Selama periode Januari-September 2019 hingga Januari-September 2021, KlikA2C membukukan kenaikan pencairan pinjaman sebesar 8 kali lipat. Dengan kualitas kredit yang terjaga yakni tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) mencapai 99,54%. 

“Fokus KlikA2C yakni untuk memperluas jangkauan pembiayaan ke UMKM, di mana 60% penduduk Indonesia belum memiliki akses keuangan,” kata Chief Executive Officer (CEO) KlikA2C Djoemingin Budiono dalam konferensi pers, Selasa 23 November 2021.

Djoe menjelaskan, total penyaluran pinjaman sejak berdirinya perusahaan sebesar Rp529,87 miliar kepada total 3.014 peminjam atau borrower dan outstanding pinjaman Rp86,65 miliar. KlikA2C memfokuskan pendanaan produktif untuk sektor otomotif, Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk petani, invoice financing, dan employee loan.

Walhasil, KlikA2C membukukan pertumbuhan bisnis yang positif, yakni rata-rata pertumbuhan setiap kuartal sebesar 11% selama 10 kuartal terakhir. 

Lonjakan penyaluran pembiayaan ini didukung oleh pinjaman modal kerja ke pemilik showroom mobil bekas yang naik lebih dari 15 kali lipat, dan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke petani yang naik lebih dari 4 kali lipat. 

Lebih Ekspansif dengan Nama Baru

Seperti sebelumnya disebutkan, KlikA2C merupakan nama perusahaan yang baru menggantikan KlikACC. Chief Operation Officer KlikA2C Bong Elysabet mengatakan perubahan nama ini merupakan momentum perusahaan menuju pencapaian selanjutnya. 

KlikA2C menerapkan model bisnis dan tata kelola usaha yang sehat, terjaga dan memberikan manfaat bagi pihak borrower maupun lender dengan plafon pinjaman yang mencapai hingga Rp2 miliar.

“Kami menargetkan KlikA2C terus mempertahankan pertumbuhan yang solid dengan terus menjaga kualitas kredit,” ujar Ely.

Berita Terkait