Bertemu Trump, Luhut Bawa Pulang Kontrak US$750 Juta

JAKARTA – Pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald  Trump ternyata menghasilkan nota kesepakatan (MoU) senilai US$750 juta.

Menurut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS, Muhammad Lutfi, MoU itu berisikan pendanaan di bidang pembangunan investasi dan perdagangan.

“MoU menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama ekonomi,” kata Lutfi dalam keterangan resmi, Kamis, 19 November.

Presiden Exim Bank AS, Kimberly Reed mengatakan, perjanjian ini merupakan titik tolak untuk memperkuat kontribusi AS dalam pembangunan di Indonesia. Terkhusus pada sektor energi, infrastruktur, transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, pelayanan kesehatan, dan lingkungan. 

“MoU ini mencerminkan betapa pentingnya Indonesia bagi Pemerintah AS,” terang Kimberly.  

Dengan ditekennya MoU ini, peluang kedua negara akan semakin luas dalam hal pengadaan barang dan jasa untuk proyek-proyek pemerintah. Selain juga untuk pengembangan usaha, di sejumlah sektor seperti infrastruktur, transportasi, energi, infrastruktur rantai pasokan pertambangan.

Lingkungan hidup,teknologi komunikasi dan informasi, keselamatan dan keamanan, layanan kesehatan, dan informasi geospasial. 

Sebagaimana diketahui, Luhut yang didampingi Lutfi menyambangi Gedung Putih untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan dari Presiden Joko Widodo kepada Donald  Trump.

Di akhir masa jabatan Trump, pemerintah Indonesia menyampaikan penghargaan atas  kerja sama RI dan AS selama ini. Termasuk secara khusus untuk pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) oleh United States Trade Representative (USTR) kepada Indonesia beberapa waktu lalu.

Tags:
Donald TrumpHeadlineinvestasi amerikainvestasi asingJoko WidodoLuhut Binsar Pandjaitan
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: