Marak Penggunaan Nomor dan Akun Palsu, BCA Luncurkan Aplikasi haloBCA

28 Juli 2021 10:05 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Amirudin Zuhri

Karyawan melayani nasabah di gerai BCA Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan aplikasi haloBCA yang telah tersedia di Play Store dan AppStore sejak Senin 26 Juli 2021. Aplikasi ini memudahkan nasabah mengakses layanan contact center Halo BCA.

Inovasi digital dari Halo BCA ini merupakan salah satu jawaban dan solusi dari maraknya modus pengunaan nomor kontak atau akun BCA palsu oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan BCA.

“Kami meyakini layanan contact center telah menjadi bagian fundamental bagi perbankan dalam menjalankan bisnis. Kami mengintegrasikan seluruh channel contact center Halo BCA dalam satu aplikasi untuk menjawab kebutuhan nasabah yang makin dinamis,” kata Wani Sabu, Executive Vice President Center of Digital BCA dalam keterangan resmi, Selasa 27 Juli 2021.

Nasabah yang telah mengunduh aplikasi haloBCA dapat menikmati beragam fitur menarik antara lain:

  • VoIP Call, melalui fitur ini nasabah dapat menghubungi Halo BCA kapan pun dan dari mana pun, termasuk dari luar negeri atau pelosok negeri, tanpa harus khawatir kehabisan pulsa. Sebab fitur ini berbasis internet sehingga tidak akan menyedot pulsa telepon.
  • Chat, melalui fitur ini nasabah dapat melakukan chat dengan Customer Service Halo BCA melalui WhatsApp Bank BCA atau Chat.
  • Email, melalui fitur ini nasabah dapat menghubungi email resmi Halo BCA (halobca@bca.co.id)
  • Twitter, melalui fitur ini nasabah dapat mention akun resmi Halo BCA (@HaloBCA) yang ada centang birunya.

Layanan ini dapat dinikmati seluruh nasabah BCA selama 24 jam dalam 7 hari. Setelah mengunduh aplikasi haloBCA, nasabah dapat langsung menggunakannya. Namun, nasabah diharapkan melakukan registrasi untuk mempercepat proses verifikasi saat melakukan Call dan tidak perlu mengisi data saat melakukan Chat.

Aplikasi haloBCA ini juga akan dilengkapi dengan fitur histori dan status laporan yang masih dalam pengembangan, yang memungkinkan nasabah untuk melakukan tracking terhadap laporan yang telah disampaikan sebelumnya.

"Kami berharap melalui kehadiran aplikasi ini dapat menjawab kebutuhan perbankan nasabah yang real time dan mengurangi angka tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Wani.

Berita Terkait