BEI Kantongi Dua Nama Anak BUMN yang Bakal IPO, Mitratel dan Pertamina Geothermal?

06 September 2021 16:35 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan terdapat 29 perusahaan yang berada dalam pipeline penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Dua di antaranya merupakan anak Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Berdasarkan data pipeline calon perusahaan tercatat yang akan mencatatkan saham di Bursa per tanggal 3 September 2021 terdapat 29 perusahaan, termasuk 2 di antaranya merupakan anak perusahaan BUMN,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, dikutip Senin 6 September 2021.

Kendati begitu, Nyoman tidak dapat memberikan informasi secara detail kedua nama anak perusahaan BUMN tersebut. Pasalnya, BEI belum mendapatkan izin publikasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sedangkan untuk perusahaan yang berada di pipeline Bursa dan sudah boleh dipublikasikan dapat dilihat di website e-IPO (https://www.e-ipo.co.id/id),” imbuhnya.

Sebanyak 29 calon perusahaan tercatat tersebut bakal diklasifikasikan ke dalam 11 indeks sektoral IDX-IC. Di antaranya 1 perusahaan dari sektor basic materials, 6 perusahaan dari sektor industrials, 2 perusahaan dari sektor transportation and logistics, dan 4 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals.

Kemudian, 6 Perusahaan dari sektor consumer cyclicals, 1 perusahaan dari sektor properties and real estate, 2 perusahaan dari sektor technology, 1 perusahaan dari sektor infrastructures, 1 perusahaan dari sektor healthcare, 3 perusahaan dari sektor energy, dan 2 perusahaan dari sektor financials.

Diberitakan sebelumnya Menteri BUMN, Erick Thohir menargetkan setidaknya 9 anak perusahaan pelat merah bakal melantai di pasar modal. Namun, ada 2 anak perusahaan BUMN yang paling hangat diperbicangkan karena realisasi IPO yang kian dekat.

Kedua perusahaan tersebut adalah PT Dayamitra Telekomunikasi alias Mitratel, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) serta PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang merupakan holding dari BUMN Panas Bumi.

“Kami akan unlock values semua perusahaan BUMN. Kami ingin menjadikan Pertamina sebagai hundred billion company dengan melakukan IPO. “Belum lagi ketika nanti anak-anak usaha Telkom go public seperti Telkom Data Center dan Mitratel,” tutur Erick dalam seminar daring, 15 Juli 2021.

Berita Terkait