BEI Catatkan Kinerja Positif di Awal Desember 2022, Efek Window Dressing?

03 Desember 2022 13:00 WIB

Penulis: Muhammad Farhan Syah

Editor: Yosi Winosa

Karyawan berkatifitas dengan latar layar monitor pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 8 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja perdagangan pasar mayoritas ditutup positif selama periode 28 November 2022 sampai 2 Desember 2022.

Persentase peningkatan tertinggi dapat dilihat dari rata-rata volume transaksi di bursa Tanah Air yang tercatat meningkat 75,18% menjadi sebesar 31,506 miliar saham dibandingkan penutupan pekan lalu.

Peningkatan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata volume transaksi Bursa sebesar 75,18% menjadi 31,506 miliar saham dari 17,985 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

“Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian di bursa pada periode tersebut juga tercatat mengalami peningkatan hingga sebesar 68,46% menjadi Rp17,52 trliun dibandingkan dengan rata-rata nilai transaksi harian pekan lalu yang tercatat sebesar Rp10,4 triliun,” kata Sekretaris BEI Aulia Noviana Utama Putri dalam keterangan pers, dikutip Sabtu, 3 Desember 2022.

Data positif juga ditunjukan dari rata-rata frekuensi transaksi harian pada periode tersebut yang tercatat mengalami peningkatan 13,46% menjadi 1.205.337 transaksi selama sepekan dibandingkan dengan rata-rata frekuensi transaksi harian pekan lalu sebesar 1.063.305.

Mengikuti sejumlah indikator data pasar yang positif, kapitalisasi pasar di BEI pun juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 0,30% menjadi Rp9.512,97 triliun jika dibandingkan data pasar pekan lalu sebesar Rp9.484,63 triliun.

Meski begitu, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada pekan ini ditutup menurun jika dibandingkan dengan periode pekan lalu.

"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami perubahan 0,48% menjadi pada level 7.019,639 dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya," terang Aulia.

Sementara itu, investor asing pada Jum'at 2 Desember 2022 mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,62 triliun dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp78,73 triliun.

Adapun sejumlah emiten yang berada pada deretan top gainers selama sepekan ini yakni perusahaan berkode saham SINI (69,03%), OMRE (59,18%) dan MINA (58,00%).

Sedangkan emiten yang berada dalam jajaran top losers yakni perusahaan berkode saham ZATA (-29,99%), GOTO (-28,65%) dan ALTO (-26,87)

Sejumlah data kinerja pasar yang tercatat positif memasuki bulan Desember 2022 pun seakan menyiratkan bahwa bursa Tanah Air optimistis dalam menyambut momentum window dressing tahun ini.

Berita Terkait