BEI Bekukan Perdagangan Saham Duck King, Ini Penyebabnya!

13 September 2021 17:40 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Gerai The Duck King/ Sumber: myfave.com

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham emiten pengelola restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK). Suspensi perdagangan tersebut dilakukan di seluruh pasar, terhitung sejak sesi pertama perdagangan Senin, 13 September 2021.

Manajemen BEI mengungkapkan pembekuan perdagangan saham DUCK diakibatkan perseroan belum menyampaikan Keterbukaan Informasi atas permintaan penjelasan BEI. Perseroan juga disebut tidak menghadiri undangan dengar pendapat yang dilaksanakan otoritas bursa.

"Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan," tulis BEI, Senin, 13 September 2021.

Saat ini, BEI juga telah menetapkan dua notasi khusus untuk DUCK, yakni L dan Y. Untuk notasi khusus L, artinya perseroan belum menyampaikan laporan keuangan tahunan, Sedangkan, notasi khusus Y, berarti perseroan belum menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hingga enam bulan setelah tahun buku berakhir.

Berdasarkan laporan keuangan terakhirnya, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp179,78 miliar pada kuartal III-2020. Angka tersebut anjlok hingga 68,98% year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp579,71 miliar.

Penurunan signifikan pada penjualan DUCK memengarungi perolehan keuntungan perseroan. Hingga akhir September 2020, laba bersih ambles 83,53% menjadi Rp20,58 miliar dari Rp125,02 miliar pada periode yang sama tahun 2019.

Berita Terkait