Begini Cara Isolasi Diri dari Corona

JAKARTA – Tindakan mengisolasi diri dengan tepat dapat menjadi pilihan untuk memininalisasi penyebaran virus corona.

Erlina Burhan, Satuan Tugas (satgas) dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi, RSUP Persahabatan mengatakan seseorang dengan gejala infeksi saluran napas baik secara volunteer atau rekomendasi petugas kesehatan seharusnya melakukan isolasi diri di rumah.

“Rekomendasi isolasi diri untuk jenis sakit yang tergolong ringan,” katanya, dikutip dari panduan isolasi diri, Minggu 15 Maret 2020.

Selama masa isolasi diri, Erlina menyarankan untuk tidak berada dengan 1 ruangan yang sama dengan anggota keluarga lain yang sehat. Selalu gunakan masker dan menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain.

Selain itu, menerapkan etika bersin dan batuk, yaitu membuang tisu dalam tempat sampah tertutup dan mencuci tangan setelahnya.

“Hindari pemakaian barang pribadi bersama seperti alat makan, alat mandi, linen dan lainnya dan selai mencuci alat makan dengan air dan sabun.”

Jika seseorang dalam kondisi yang direkomendasikan untuk isolasi, pastikan tetap berada di rumah dan bisa dikontak. Jika harus keluar rumah, gunakan masker, hindari menggunakan transportasi umum dan hindari tempat ramai.

“Ventilasi ruangan yang baik juga penting untuk menjaga sirkulasi udara dan sinar matahari,” tambahnya.

Satu hal yang terpenting selama masa isolasi adalah meningkatkan sistem imun tubuh. Caranya dengan tidur cukup, minum air putih dan makan makanan bergizi dan berolah raga selama 30 menit tiap hari.

Stress yang tidak terkendali dan berkepanjangan akan meningkatkan hormon kortisol. Dalam jangka panjang bisa menurunkan kekebalan sistem imun,” tutupnya.

Terakhir, hindari rokok juga alkohol, dan tambahkan suplementasi yang mengandung echinacea, buah mengkudu, daun meniran, vitamin B6, vitamin C, dan E sebagai tambahan.

Tags:
Isolasi diriVirus Corona
Ananda Astri Dianka

Ananda Astri Dianka

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: