Bebas Hak Cipta, Winnie-the-Pooh dan Bambi Kini Masuk Domain Publik

03 Januari 2022 23:02 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Winie the Pooh (Comicbook.com)

JAKARTA-Pada 1 Januari 2022, sejumlah karya kreatif akan ditambahkan ke domain publik, termasuk Winnie-the-Pooh, Bambi, a Life in the Woods dan The Murder of Roger Ackroyd karya Agatha Christie. Demikian juga dengan ratusan ribu rekaman suara. 

Sebuah karya menjadi bebas dari hak cipta ketika ditempatkan di bawah domain publik, artinya orang lain diizinkan untuk menggunakan, membagikan, dan mengadaptasinya tanpa izin tertulis dari pencipta. Mereka juga tidak diharuskan membayar royalty untuk menggunakannya.

Meski undang-undang hak cipta di banyak negara mengizinkan sebagian besar karya untuk masuk ke domain publik 70 tahun setelah penciptanya meninggal, undang-undang yang disahkan di Amerika Serikat pada tahun 1998 mengatur karya masuk ke domain publin 95 tahun setelah pertama kali dibuat.

Setiap tahun, karya-karya baru ditambahkan ke domain publik, dan pada tahun 2022 yang paling menonjol adalah A.A. Winnie-the-Pooh karya Milne dan Bambi karya Felix Salten, a Life in the Woods, serta film bisu yang dibintangi oleh Greta Garbo dan Buster Keaton. 

Bambi/Disney

Karya lain yang akan bebas dari hak cipta antara lain kumpulan puisi Dorothy Parker; The Sun Also Rises karya Ernest Hemingway; The Weary Blues karya Langston Hughes; dan misteri pembunuhan klasik Agatha Christie, Pembunuhan Roger Ackroyd. Namun perlu dicatat bahwa iterasi Disney dari Winnie-the-Pooh dan Bambi tidak akan tersedia, hanya cerita aslinya.

Tahun 2022 juga akan menandai pertama kalinya rekaman suara awal akan tersedia di bawah domain public. Diperkirakan lebih dari 400.000 rekaman akan tersedia, termasuk "Crazy Blues" oleh Mamie Smith dan Her Jazz Hounds dan "Maple Leaf Rag" oleh Scott Joplin. Pidato oleh Booker T. Washington dan suffragist Gertrude Foster Brown juga akan bebas dari pembatasan hak cipta.

Berita Terkait