Bayar Utang ke CIMB dan BNI, Multipolar (MLPL) Bakal Rights Issue Hampir Rp1 Triliun

11 Januari 2022 15:04 WIB

Penulis: Merina

Editor: Laila Ramdhini

Manajemen emiten Grup Lippo, PT Multipolar Tbk (MLPL) saat RUPS / Dok. Perseroan

JAKARTA - Anak perusahaan milik Grup Lippo, PT Multipolar Tbk (MLPL), akan menggelar penawaran umum terbatas VII kepada para pemegang saham. Aksi ini dilakukan dalam rangka penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue), yang menargetkan pendapatan Rp999,99 miliar pada waktu pada penjatahan 17 Maret 2022.

Berdasarkan prospektus perseroan, MLPL menawarkan 1,99 miliar saham baru atau 12,02% dari saham modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHETD VII .

"Satu HMETD berhak untuk membeli satu saham baru dengan nilai nominal Rp100 setiap saham, dengan harga pelaksanaan Rp500 setiap saham baru," tulis menejemen yang dikutip Selasa, 11 Januari 2022.

Sementara itu, dana hasil pelaksanaan rights issue digunakan Multipolar untuk pelunasan utang perseroan kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk sebesar Rp90 miliar, serta pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp174 miliar. Sisanya akan digunakan MLPL untuk pengembangan perseroan ataupun inventasi melalui anak perusahaan.

Adapun yang dapat melakukan pembelian right issue ini ialah para pemegang 51% saham biasa atas nama kelas A, Kelas B, dan kelas C yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 4 Maret 2022 pukul 16.15 WIB  yang akan mendapatkan 7% HMETD.

Di sisi lain, PT Inti Anugerah Pratama selaku pemegang utama saham MLPL,  akan bertindak sebagai pembeli siaga saham perseroan  sebanyak-banyaknya 761.920.045 saham, dengan nilai pendapatan sebesar Rp520 miliar.

Berita Terkait