Bank Mandiri Bertekad Pimpin Kredit Sindikasi

August 18, 2020, 08:12 AM UTC

Penulis: Amirudin Zuhri

Gedung Bank Mandiri. / Facebook @bankmandiri

JAKARTA- PT Bank Mandiri Tbk berkomitmen memperkuat eksistensi sebagai lembaga keuangan terpercaya yang mendukung sektor usaha dalam pembiayaan skema sindikasi.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar dalam pernyataan di Jakarta, Senin, mengatakan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan kredit sindikasi, maupun transaksi finansial lainnya, dilakukan agar perseroan dapat menjadi salah satu BUMN yang mampu bersaing di dunia finansial internasional.

“Dalam kondisi perekonomian yang melambat sebagai dampak dari pandemi COVID-19, kami tetap melihat adanya tren positif terhadap kredit sindikasi. Buktinya, ketika awal PSBB diberlakukan, kami menjadi satu-satunya bank di Indonesia yang melakukan launching deal di pasar sindikasi,” katanya.

Berdasarkan data Bloomberg pada 14 Agustus 2020, Bank Mandiri tercatat sebagai Mandated Lead Arranger terbaik. Hal itu setelah perusahaan ini berhasil mengelola kredit sindikasi dengan nilai total terbesar. Nilainya mencapai US$879,09 juta dari sembilan transaksi atau setara dengan 11,81 persen pangsa pasar.

Book Runner

Untuk kategori Book Runner, perusahaam pelat merah tersebut juga menjadi yang terbaik setelah mengelola kredit sindikasi yang cukup besar. Nilai kredit perusahaan mencapai US$1,25 miliar dari lima transaksi, atau 23,1 persen pangsa pasar.

Dengan realisasi tersebut, Bank Mandiri menempati posisi puncak daftar Bloomberg League Table Reports Indonesia Borrower Loans 2020 untuk kategori Mandated Lead Arranger dan Book Runner.

Alexandra menambahkan transaksi kredit sindikasi yang dikelola Bank Mandiri, sebagai Mandated Lead Arranger maupun Book Runner, tidak hanya melibatkan institusi keuangan lokal, tetapi juga lembaga keuangan internasional.

“Pencapaian ini mengindikasikan tingginya kepercayaan dunia usaha serta lembaga keuangan lokal dan internasional pada Bank Mandiri. Apalagi untuk terlibat dalam transaksi kredit sindikasi yang dilakukan. Harapannya, hal ini dapat ikut mendukung peran sektor usaha lokal dalam memulihkan perekonomian nasional,” katanya sebagaimana dilaporkan Antara.