Bank Jago: Adaptasi Digital dan Gandeng Fintech, Jurus Jitu Agar Maju

10 Maret 2021 08:05 WIB

Penulis: Dewi Aminatuz Zuhriyah

Mitra Driver Gojek menunggu customer di dekat logo Bank Jago di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021. Foto: Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA – Industri perbankan harus cepat beradaptasi mengikuti standar financial technology (fintech), salah satunya dengan berekspansi ke bank digital.

Head of Business Partnership PT Bank Jago Tbk (ARTO) Sonny Christian mengatakan selain menjadi bank digital, agar bisa bertahan, pihaknya juga perlu melayani nasabah seperti standar fintech yang cepat dan simpel.

“Jadi setelah melalui proses adaptasi dan transformasi, kami melihat bahwa ini bukanlah pertarungan strategis jadi jelas (fintech) ini partner,” katanya dalam webinar yang diselenggarakan Asosisasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Selasa 9 Maret 2021.

Menurutnya, faktor kunci lainnya untuk sukses sebagai bank digital adalah ekosistem kolaborasi dan kemitraan strategis dengan beberapa lembaga keuangan lainnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan apa yang pemerintah lakukan untuk menciptakan ekonomi digital.

Pada kesempatan itu, dia juga menyoroti masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses perbankan. Ini ditandai dengan rendahnya rasio total pinjaman terhadap produk domestik bruto (PDB).

Di sisi lain jumlah pengguna smartphone yang tinggi serta adanya pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19 yang turut mengubah kebiasaan masyarakat dapat menjadi peluang perbankan untuk meningkatkan pelayanan digital. (SKO)

Berita Terkait