Bank Hana Perkuat Daya Saing Lewat Rebranding

JAKARTA-PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank KEB Hana) meresmikan perubahan merek (rebranding) menjadi Bank Hana. Dengan rebranding, Bank asal Korea Selatan ini semakin memperkuat daya saing perusahaan di kelas global.

Direktur Utama Bank Hana Park Sung Ho mengatakan penyatuan visi dan misi perusahaan sebagai Bank Hana diyakini mampu menciptakan solusi untuk layanan yang lebih baik. Bank Hana merupakan bagian dari Hana Financial Group di Korea Selatan dengan visi untuk menjadi grup finansial global premier terpercaya di dunia pada 2025 mendatang.

“Bank Hana merupakan merek yang sudah digunakan sejak lama yang memiliki arti dalam Bahasa Korea yakni Satu. Kami senang dengan perubahan merek ini karena dengan ini berarti semakin satu visi dan misi dengan grup,” kata Park Sung Ho di Jakarta, Senin, 15 Juni 2020.

Dia berharap rebranding Bank Hana dapat menghilangkan ketidaknyamanan sekaligus dapat meningkatkan daya saing di Indonesia maupun global melalui konsistensi merek yang telah digunakan oleh grup.

Dikatakannya logo Bank Hana memiliki lima filosofi yaitu leader yang berarti bank terkemuka di domestik maupun internasional, human-touch berarti bank yang fokus terhadap kebahagiaan nasabah, trust berarti bank terpercaya yang merupakan inti dari industri keuangan.

Kemudian, dynamic berarti bank dinamis yang terus mengembangkan teknik finansial terdepan dengan memegang visi yang jelas serta perencanaan perubahan positif, dan global berarti menjadi industri keuangan global yang terdepan.

Direktur Keuangan Bank Hana Park Jong Jin menjelaskan dengan perubahan merek ini tidak mengubah posisi saham perusahaan yakni Bank KEB Hana Korea 69,01%, LINE Financial 20%, International Finance Corporation (IFC) 9,98%, dan milik perseorangan 1,01%.

Dia menjelaskan saat ini Bank Hana memiliki 59 kantor layanan di seluruh Indonesia. Bank Hana juga dapat diakses di 120.000 ATM Prima, 1,9 juta ATM dalam jaringan Visa, serta lebih dari 80.000 ATM Bersama.

Park Sung Ho pun menambahkan penguatan merek menjadi salah satu cara perusahaan untuk mendorong perekonomian di Indonesia meski dalam situasi pandemi.

“Dengan lahir kembali sebagai one bank, kami berharap dapat membawa suka cita di tengah situasi perekonomian tidak menentu karena pandemi serta menjadi optimisme baru bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Tags:
Bank Hanadaya saingperubahan merekrebranding
wahyudatun nisa

wahyudatun nisa

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: