Bank di Inggris Ini Tidak Sengaja Kirim Rp2,5 Triliun ke Nasabah

03 Januari 2022 23:30 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Rizky C. Septania

Bank Santander di Inggris secara tidak sengaja mengirimkan uang sebesar US$175 juta atau setara dengan Rp2,5 trilliun ke nasabahnya saat natal. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(TrenAsia)

LONDON – Bank Santander di Inggris secara tidak sengaja mengirimkan uang sebesar US$175 juta atau setara dengan Rp2,5 trilliun (asumsi kurs Rp14,268.5 per dolar AS) ke ribuan nasabahnya saat Natal.

Total pembayaran dibagi ke lebih dari 75.000 transaksi untuk sekitar 2.000 nasabah korporat dan komersial, kata Santander dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Kamis, 30 Desember 2021, seperti dikutip dari CNN pada 3 Desember 2021.

Santander mengaku kesalahan itu terjadi karena kesalahan pada penjadwalan dan secara langsung teridentifikasi dan diperbaiki.

“Tidak ada klien kami yang kehabisan uang dan kami akan bekerja keras dengan banyak bank di seluruh Inggris untuk memulihkan transaksi yang terduplikat selama beberapa hari mendatang,” tulis bank asal Spanyol itu dalam pernyataan resmi.

Terjadi di Indonesia

Hal yang sama pernah terjadi pada Bank BRI yang tidak sengaja mengirimkan dana ke salah satu nasabahnya. Masalah ini berawal saat nasabah BRI, Indah Harini, menerima uang sebesar sekitar Rp30 miliar selama beberapa kali kesempatan. 

Indah diminta untuk mengembalikan dana itu setahun kemudian karena pihak bank yang mengaku adanya kekeliruan dan ditolak. Pihak bank pun menuntut Indah yang tidak bersedia mengembalikan uang, sedangkan pihak Indah baru-baru ini menuntut Bank BRI atas kerugian materiil dan immateriil yang menyebabkan ia menjadi tersangka.

Berita Terkait