Bank BCA Berencana Tahan Suku Bunga Kredit hingga Akhir 2022

14 September 2022 16:02 WIB

Penulis: Idham Nur Indrajaya

Editor: Fakhri Rezy

Menara BCA di Bundaran HI milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) (bca.co.id)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berencana untuk mempertahankan tingkat suku bunga kredit hingga akhir tahun 2022.

Target itu diproyeksikan walaupun Bank Indonesia (BI) baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari 3,5% menjadi 3,75%.

Direktur BBCA Vera Eve Lim mengatakan, laju pertumbuhan kredit perseroan sejauh ini tidak terlalu terdampak oleh kenaikan suku bunga BI.

"Kita lihat kebutuhan kredit terus bertumbuh. BCA hingga saat ini kita masih mempertahankan suku bunga kredit yang masih ada," ujar Vera dalam Public Expose Live 2022, Rabu, 14 September 2022.

Melihat pemulihan ekonomi Indonesia yang masih terus berlanjut dan cenderung lebih baik dibandingkan beberapa negara berkembang lainnya, BBCA pun berharap bisa mempertahankan suku bunga kredit hingga akhir tahun.

Tidak hanya mempertahankan suku bunga, BBCA bahkan menurunkan tingkat bunga untuk kredit konsumsi perbankan, terutama untuk segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB).

Penurunan bunga KPR dan KKB tersebut dicanangkan BBCA sebagai rangkaian program BCA Expo Hybrid 2022.

Melalui program tersebut, BBCA menawarkan KPR dengan suku bunga fix 3 tahun sebesar 3,85% untuk minimum tenor 10 tahun dan suku bunga fix 5 tahun sebesar 4,85% dengan minimum tenor 10 tahun.

Kemudian, ada juga suku bunga fix 8 tahun sebesar 6,25% dengan minimum tenor 15 tahun dan suku bunga fix 10 tahun sebesar 6,75% dengan minimum tenor 15 tahun.

Sementara itu, promo KKB diterapkan khusus untuk new car  dan dealer partisipan. BBCA menawarkan promo KKB dengan suku bunga fix 1 tahun dengan flat rate 2,25%, suku bunga fix 2 tahun dengan flat rate 3,15%, suku bunga fix 3 tahun dengan flat rate 2,95%, dan suku bunga fix 4 tahun dengan flat rate 3,75%.

Promo KKB dan KPR ini berlaku untuk pengajuan dalam rentang waktu 1 September hingga 10 Oktober 2022 dengan batas realisasi pada 27 Desember 2022. BBCA juga memberikan potongan administrasi sebesar 50% dan diskon asuransi jiwa 15%.

Sebagai informasi, per Juni 2022, total kredit BBCA tumbuh 13,8% yoy menjadi Rp675,4 triliun, dan pertumbuhan itu terjadi di semua segmen.

Perseroan melihat permintaan kredit pada tahun 2022 secara year-to-date (YTD) relatif lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada kuartal II-2022, portofolio kredit korporasi telah menembus angka Rp300 triliun, dan kredit pemilikan rumah (KPR) mencapai Rp101,6 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah dengan pertumbuhan 8,5% yoy.

Sementara itu, kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh 4,8% yoy menjadi Rp43,2 triliun, sedangkan saldo outstanding kartu kredit BCA pun mengalami pertumbuhan 10,7% yoy menjadi Rp12,7 triliun sehingga total portofolio kredit konsumer naik 7,6% menjadi Rp160,5 triliun.

Penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan juga tumbuh 21,8% yoy menjadi Rp169,5 triliun dan berkontribusi hingga 24,9% terhadap total portofolio pembiayaan BBCA.

Hingga Juli 2022, total kredit dan CASA secara bank only mengalami pertumbuhan masing-masing di kisaran 13% dan 17% yoy.

Berita Terkait