Bangun Bandara Dhoho Kediri, Gudang Garam Tambah Modal Lagi Rp1 Triliun

20 September 2021 07:03 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Editor: Sukirno

Surya Air, maskapai penerbangan milik PT Gudang Garam Tbk. di Kediri, Jawa Timur. / Suryaair.co.id

JAKARTA –  Emiten rokok milik konglomerat Susilo Wonowidjojo, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menambah modal sebesar Rp1 triliun ke anak usahanya PT Surya Dhoho Investama (SDHI). SDHI merupakan perusahaan yang akan mengembangkan Bandara Dhoho di Kediri, Jawa Timur.

Ini membuat modal ditempatkan dan disetor dalam SDHI naik menjadi Rp6 triliun dari sebelumnya Rp5 triliun. Gudang Garam sendiri tercatat memiliki 99,99% saham SDHI.

Corporate Secretary Gudang Garam Heru Budiman mengatakan penyetoran modal ini akan dilakukan bertahap dengan penyetoran awal sebesar Rp100 miliar dilakukan pertama kali pada 20 September 2021.

“Sisanya disetor secara bertahap untuk seluruhnya paling lambat Desember 2021,” ujar Heru dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu, 19 September 2021.

Dalam keterbukaan informasi, objek transaksi afiliasi adalah saham sejumlah 1 juta lembar yang dikeluarkan oleh SDHI dan diambil seluruhnya oleh Gudang Garam dengan penyetoran tambahan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp1 triliun.

Heru menjelaskan transaksi afiliasi ini bertujuan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur. Gudang Garam memang membangun bandara tersebut lewat SDHI.

Ini merupakan penyetoran modal kedua Gudang Garam ke SDHI tahun ini. Sebelumnya, Gudang Garam juga menyetorkan Rp1 triliun pada Maret 2021. Penyetoran modal itu membuat modal ditempatkan dan disetor SDHI naik dari Rp4 triliun menjadi Rp5 triliun.

Gudang Garam sendiri berencana meningkatkan modal ditempatkan dan disetor SDHI hingga Rp8 triliun untuk keperluan pembangunan bandara. Meski begitu, Gudang Garam tidak memberi tahu kapan penyetoran modal selanjutnya untuk mencapai target tersebut.

Konglomerat terkaya ke-4 di Indonesia dan paling kaya di Jawa Timur yang memiliki perusahaan rokok Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo, membangun Bandara Dhoho, Kediri.

Emiten rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang bakal merealisasikan pembangunan Bandara Dhoho Kediri dengan merogoh kocek Rp6 triliun-Rp9 triliun.

Berita Terkait