Bangkrut, Domino’s Pizza Tutup 29 Outlet di Italia

11 Agustus 2022 14:01 WIB

Penulis: Fadel Surur

Editor: Yosi Winosa

Domino's tinggalkan Italia setelah tujuh tahun karena bangkrut. (Dominos.com)

ROMA - Firma yang menjalankan operasional outlet Domino’s Pizza di Italia, ePizza SpA menyatakan bangkrut dan akan segera menutup seluruh restorannya. 

Selama pandemi COVID-19, pemegang waralaba telah mengalami kesulitan dalam menjalankan bisnis outletnya.  

Epizza SpA pertama kali melaporkan kebangkrutannya pada bulan April lalu sebagai dampak dari pembatasan yang diberlakukan selama pandemi. 

“Pandemi COVID-19 dan pembatasan berkelanjutan dan berkepanjangan telah melukai ePizza dari segi keuangan,” bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari BBC.

Menurut laporan kebangkrutan perusahaan, firma itu mengoperasikan 23 outlet Domino’s di Italia dan enam lainnya melalui sub-waralaba pada tahun 2020. 

Sebagai perbandingan, ada lebih dari 1.200 restoran Domino’s di Inggris dan Irlandia yang menjadikannya pasar terbesar bagi Domino’s. 

Perusahaan pizza asal AS itu memiliki lebih dari 18.300 toko pada 90 pasar global yang sebagian besar dijalankan oleh perusahaan pemegang waralaba. 

Saat pertama kali tiba di Italia pada tahun 2015, Domino’s menargetkan dominasi pasar di tempat kelahiran pizza itu dengan menawarkan layanan antar langsung dan menu yang beragam. 

Selain pandemi, transisi restoran tradisional yang mulai menggunakan aplikasi delivery juga kian meningkatkan kompetisi bagi berbagai macam restoran lokal dan semakin menyulitkan Domino’s. 

Meski begitu, penutupan Domino’s Pizza di Italia justru dirayakan oleh orang-orang termasuk penduduk asli Italia. 

Salah satu pengguna media sosial menyebutkan bahwa pembukaan Domino’s di Italia sama saja seperti menjual salju di Kutub Utara sehingga penutupan itu wajar saja. 

Berita Terkait