Balas Budi, India Kirimkan Bantuan Oksigen untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia

25 Juli 2021 19:04 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Amirudin Zuhri

Pekerja mengisi ulang tabung oksigen medis di salah satu agen isi ulang oksigen di Kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 28 Juni 2021. Permintaan isi ulang dan pembelian tabung oksigen kebutuhan medis rumahan dan rumah sakit terus mengalami peningkatan hingga 100 persen seiring lonjakan kasus COVID-19. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA – Indonesia menerima sumbangan 300 unit konsentrator oksigen dan 100 metrik ton (MT) oksigen medis cair dari pemerintah India. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia mengabarkan seluruh bantuan telah mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Bantuan ini kini tengah dalam proses distribusi untuk membantu penanganan COVID-19. Dalam keterangan tertulisnya, bantuan ini diserahkan Duta Besar India Manoj Kumar Bharti kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pemerintah Indonesia lantas menyampaikan apresiasi terhadap bantuan oksigen dari pemerintah India. Bantuan ini juga menunjukkan komitmen ke dua negara dalam menjalin kerja sama strategis dalam jangka panjang.

“Komitmen dan harapan India untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam penanganan pandemi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” kata Manoj dalam keterangan resmi, Minggu, 25 Juli 2021.

Sebelumnya, saat India masih menghadapi ledakan kasus COVID-19, Indonesia tercatat mengirimkan bantuan 200 unit konsentrator oksigen pada 12 Mei 2021. Selain itu, Indonesia juga tercatat telah mengirimkan 1400 tabung oksigen silinder pada Senin, 10 Mei 2021.

Banjir bantuan oksigen tidak hanya berasal dari luar negeri. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) juga baru-baru ini menyumbangkan 210 ton oksigen cair ke rumah sakit di DKI Jakarta dan Banten.

Distribusi Satu Bulan

Distribusi akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu satu bulan. Dalam menyuplai oksigen cair, perseroan bekerja sama dengan perusahaan pemasok gas untuk industri dan kesehatan, PT Air Liquide Indonesia (ALINDO).

Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra mengatakan bantuan oksigen cair ini merupakan upaya perseroan untuk berkontribusi pada pasien dan rumah sakit yang saat ini sedang membutuhkan penanganan medis.

Bantuan oksigen cair yang mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ini, rencananya, akan disalurkan ke beberapa unit Mayapada Hospital di DKI Jakarta serta rumah sakit lainnya di Jakarta dan Banten yang tergabung dalam Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA).

Kemenperin telah menyatakan akan menambah produksi oksigen hingga 922,9 ton per hari sejalan dengan tingginya kebutuhan oksigen. Saat ini, kapasitas maksimal produksi oksigen nasional tercatat mencapai 1.700 ton per hari.

“Dengan kolaborasi antar sektor industri untuk mendukung ketersediaan oksigen cair ini, kami berharap dapat membantu rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam upayanya menyelamatkan pasien-pasien COVID-19,” ujar Erwin melalui keterangan pers, Minggu, 25 Juli 2021.

Berita Terkait