Bakal Jadi Kompetitor AGII, Surya Biru Murni Bakal Melantai di BEI

02 September 2021 18:42 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Amirudin Zuhri

JAKARTA – PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk tengah dalam masa penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan kode saham SBMA. Emiten produsen gas industri ini membidik dana segar sekitar Rp50,11 miliar dalam aksi korporasi ini.

Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), perseroan akan melepas 278.400.000 saham dengan nilai nominal saham Rp100 per lembar. Sedangkan, harga pelaksanaannya berada di kisaran Rp180 per lembar.

“Kami informasikan Penawaran Umum Perdana atas Saham PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk telah didaftarkan oleh emiten yang bersangkutan ke dalam penitipan kolektif KSEI,” tulis pengumuman tersebut, dikutip Kamis, 2 September 2021.

PT KGI Sekuritas Indonesia ditunjuk perseroan sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam gelaran IPO tersebut. Sementara itu, pelaksanaan penawaran umum perseroan menggunakan sistem penawaran umum elektronik yang salah satunya dapat diakses melalui laman e-ipo.co.id.

Sebagai pemanis, SBMA turut menerbitkan 46.400.000 Waran Seri I atau sebanyak 7,14% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh saat pernyataan pendaftaran disampaikan yang menyertai saham biasa atas nama yang dikeluarkan dalam rangka IPO. 

Setiap pemegang 6 saham baru hasil penawaran umum perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I, di mana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel dalam jangka waktu 1 tahun.

Surya Biru Murni Acetylene bakal menjadi kompetitor baru PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) di pasar modal Indonesia. Kendati begitu, ukuran bisnis SBMA memang jauh lebih kecil dibandingkan dengan AGII atau Grup Samator.

Perusahaan ini berdiri pada tahun 1980 berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur yang bergerak di bidang pengadaan gas, antara lain oksigen, nitrogen, asetilen, argon, hingga hydrogen. Status perusahaan ini adalah 100% PMDN.

 

Jadwal IPO

 

Tanggal Efektif: 31 Agustus 2021

Masa Penawaran Umum: 2 September – 6 September 2021

Penjatahan: 7 September 2021

Pencatatan Saham dan Waran di BEI: 8 September 2021

Awal Perdagangan Waran Seri I: 8 September 2021

Akhir Perdagangan Waran Seri I di Pasar Regular dan Negosiasi: 6 September 2022

Akhir Perdagangan Waran Seri I di Pasar Tunai: 7 September 2022

Berakhirnya Masa Berlaku Waran Seri I : 7 September 2022

Berita Terkait