Badut Turut Kawal Vaksinasi

14 September 2021 15:02 WIB

Penulis: Panji Asmoro

Editor: Ismail Pohan

Badut Yahya dan kawan-kawan ikut serta mengkampanyekan dan ajakan kepada warga untuk melakukan vaksin, para badut tersebut berkeliling dari rumah-kerumah untuk menjemput warga yang akan di vaksin di kawasan Pinang Kota Tangerang, Selasa 14 September 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

Sampai dengan saat ini vaksinasi masih jadi pekerjaan rumah untuk pemerintah, banyak hambatan yang harus dilalui, salah satunya ketakutan masyarakat akan vaksin akibat minimnya pengetahuan maupun termakan berita hoak. Ini yang mendasari sejumlah komunitas badut untuk turut ambil peran membantu sosialisasi dan mengawal pelaksanaan vaksin di masyarakat.

Pemerintah mencatat ada 41 juta dosis vaksin Covid-19 belum disuntikkan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan kepada daerah untuk mempercepat vaksinasi dan menghabiskan semua stok yang ada tersebut. Atas arahan Bapak Presiden diminta agar 41 juta dosis vaksin yang sudah tersebar di seluruh provinsi itu segera diselesaikan. Sampai saat ini, kata dia, vaksin yang sudah diterima oleh Kementerian Kesehatan berjumlah 169 juta dosis. 

Dari 169 juta dosis itu, 157 juta dosis sudah diterima daerah dan 9 juta dosis dalam perjalanan ke daerah, kemudian 3 juta dosis disimpan sebagai cadangan stok nasional.Jadi yang disuntikkan daerah baru 116 juta dosis, ada 41 juta dosis yang belum disuntikkan. Presiden Joko Widodo memerintahkan percepatan penyuntikan vaksin Covid-19, terutama bagi daerah yang capaiannya masih di bawah 20 persen. Ia mencatat ada lima provinsi yang target vaksinasinya masih di bawah 20 persen, yakni; Lampung (masih sekitar 15 persen), Sumatera Barat (18 persen), Maluku Utara (18 persen), dan Papua (19 persen). Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

Berita Terkait