Awal Tahun BTN Tancap Gas Bukukan Akad KPR FLPP 6.000 Unit, January Effect?

18 Januari 2022 18:05 WIB

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rizky C. Septania

Sampai akhir tahun, BTN bakal akuisisi 25.000 EDC untuk melayani transaksi para nasabahnya. (BTN)

JAKARTA -PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membukukan akad kredit  perumahan rakyat (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 6.000 unit di awal tahun 2022. Pencapaian tersebut diraih lewat akad kredit yang dilakukan secara massal di seluruh Kantor Cabang Bank BTN di seluruh Indonesia.

Direktur Consumer & Commercial Banking Bank BTN, Hirwandi Gafar, menyatakan meski tahun 2022 banyak peluang dan tantangan dalam menyalurkan KPR, namun perseroan sangat optimistis industri properti pulih dan demand masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah atas rumah masih tinggi.

"KPR Sejahtera FLPP selalu menjadi pilihan,” kata  dia dalam keterangan resmi seperti dikutip Selasa, 18 Januari 2022.

Ditambahkan Hirwandi, akad massal yang digelar secara serentak di berbagai kantor cabang tersebut merupakan salah satu upaya Bank BTN untuk mempercepat penyaluran KPR Sejahtera FLPP.

Tidak hanya peningkatan kualitas layanan ke nasabah, BTN juga menekankan peningkatan pelayanan kepada developer sebagai mitra mulai dari proses pencairan kredit konstruksi, pelayanan jemput bola, pengurusan dokumen, dan yang penting bekerja sama dalam mengupayakan rumah berkualitas bagi masyarakat.

“Kami optimistis pada tahun 2022 ini, Bank BTN dapat mempertahankan bahkan meningkatkan pangsa pasar Bank BTN di segmen KPR Sejahtera FLPP karena tahun sebelumnya pencapaian kami sesuai target, ” tambah Hirwandi.

Menurut Hirwandi, pada tahun 2021 lalu, bank BTN mencatatkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP senilai lebih dari Rp17 triliun untuk lebih dari 117.000 unit rumah. Penyaluran KPR Sejahtera FLPP yang lebih baik dari sebelumnya tersebut tercapai lantaran dukungan stakeholder Bank BTN, para pengembang, dan masyarakat.

Berita Terkait