Asyik, akan Ada Galeri Seni di Yogyakarta International Airport

Yogyakarta—Yogyakarta International Airport (YIA) disebut bakal mencerminkan kearifan lokal kota Yogyakarta.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) (API) Faik Fahmi dalam telekonferensi Sabtu, 28 Maret 2020 mengatakan arsitektur YIA mempertimbangkan kearifan lokal lantaran kota Yogyakarta dikenal sebagai pusat budaya.

“Bandara ini kami bangun secara megah. Tapi kami juga sangat mempertimbangkan kearifan lokal, baik secara interior maupun eksterior.” ungkap Faik, Sabtu.

Kearifan lokal yang dimaksud terwujud dalam ornamen-ornamen khsusus yang menggambarkan suasana kota Yogyakarta seperti Lawang Papat, Taman Sari, hingga Pasar Kotagede dan sebagainya.

Faik mengaku, AP I menggelontorkan biaya sebanyak kurang lebih Rp60 miliar untuk keseluruhan ornamen-ornamen yang menggambarkan kota Yogyakarta itu.

Sementara itu, dalam pembangunannya, bandara yang rencananya beroperasi secara resmi pada Minggu, 29 Maret 2020 ini juga melibatkan sekitar 46 seniman yang ada di Yogyakarta. Mereka dilibatkan agar dapat memberikan pendapatnya berkenaan dengan instalasi yang dapat dipasang di YIA.

Selain mencerminkan kearifan lokal, di dalam YIA juga akan disediakan ruang kreatif bagi para seniman, khususnya wilayah Yogyakarta, untuk menggali potensi kreativitas dan menampilkan karyanya.

“Kita akan siapkan galeri secara khusus, dan secara tematik akan dilakukan pameran-pameran yang bisa menonjolkan hasil karya seniman. Bisa juga hasil karya patung, lukisan, dan lain sebagainya.” jelas Faik.

Galeri yang sudah disiapkan tersebut nantinya dapat dinikmati oleh para penumpang yang ada di YIA. Faik mengatakan bahwa hal ini merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki YIA.

“Konsep yang kita kembangkan, konsep layanan yang akan kita sajikan di bandara YIA ini adalah khas Yogyakarta yang diharapkan dapat dirasakan seluruh panca indera penumpang memberikan pengalaman sendiri.” pungkasnya.

Tags:
Angkasa Pura IFaik FahmiHeadlineYIAyogyakartaYogyakarta International Airport
%d blogger menyukai ini: