Astra Infra Resmi Akuisisi 49 Persen Saham Ruas Tol Pandaan – Malang dari 3 BUMN

30 Desember 2021 18:00 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Vega Aulia

(null)

JAKARTA – PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) telah merampungkan akuisisi 49% saham PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), selaku pengelola ruas jalan tol Pandaan-Malang pada Kamis, 30 Desember 2021.

Astra Infra mengambilalih saham tersebut dari tiga BUMN yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR). Dengan adanya transaksi ini, JSMR dan Astra Infra masing-masing mengempit 51% dan 49% saham JPM.

Group CEO Astra Infra Djap Tet Fa menyatakan kesiapannya untuk mendukung kemajuan infrastruktur Indonesia. Menurutnya, portofolio bisnis jalan tol dengan berinvestasi pada ruas tol Pandaan-Malang juga merupakan salah satu upaya perusahaan untuk terus bertumbuh dan berkontribusi di tengah pandemi.

"Tol Pandaan-Malang merupakan ruas tol ke-8 bagi Astra Infra, sehingga akuisisi ini akan menambah kontribusi Astra Infra di jalan tol menjadi total panjang 396 kilometer,” ujarnya melalui keterangan pers, Kamis, 30 Desember 2021.

Keberadaan ruas tol ini diharapkan akan dapat mengembangkan potensi ekonomi wilayah sekitarnya. Sehingga menciptakan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, terutama daerah Malang.

Saat ini, kontribusi Astra Infra di jalur tol Trans Jawa meliputi ruas tol Tangerang-Merak, Cikopo Palimanan, Semarang-Solo, Jombang-Mojokerto, Surabaya-Mojokerto, Pandaan-Malang, jalur Jakarta Outer Ring Road (JORR) I yaitu Ruas Tol Kebon Jeruk-Ulujami dan JORR 2 di ruas tol Kunciran-Serpong.

Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PTPP menyampaikan bahwa perseroan telah melego 35% saham JPM kepada Astra Infra dengan nilai transaksi mencapai Rp928,77 miliar. 

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad menyebut aksi korporasi yang dilakukan pada penghujung tahun 2021 ini merupakan salah satu momentum penting bagi perseroan sesuai dengan program smart recycling asset.

“Dana segar hasil smart recycling asset Jalan Tol Pandaan-Malang tersebut akan digunakan untuk tambahan modal kerja perusahaan dan pengembangan proyek investasi infrastruktur lainnya,” imbuhnya.

Tol Ruas Pandaan – Malang

JPM sendiri merupakan perusahaaan yang bergerak di bidang pengusahaan jalan tol untuk ruas Pandaan-Malang yang dibentuk sejak tahun 2016 dengan ruas panjang tol 38,5 kilometer. 

Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Provinsi Jawa Timur dan telah beroperasi penuh sejak tahun 2020. 

Jalan Tol Pandaan-Malang dirancang untuk meningkatkan konektivitas di kawasan ini. Di samping itu, ruas tol ini juga memiliki jalur yang melintasi tiga wilayah, yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Malang. 

Jalan Tol Pandaan-Malang menghubungkan dengan jalan nasional yang sudah ada, bermula dari Pandaan kemudian mengarah ke selatan, yaitu Purwosari, Purwodadi, Lawang, Singosari, Karangko, dan berakhir di Malang. 

Kehadiran tol ini diklaim memudahkan konektivitas bagi masyarakat dan meningkatkan mobilitas logistik sehingga dapat meningkatkan perekonomian di wilayah Jawa Timur khususnya Surabaya, Pandaan hingga Malang. 

Berita Terkait