Apa Sih Kunci Bikin Blog yang Sukses?

JAKARTA – Memahami SEO adalah kuncinya.

Lifestyle Blogger, Agi Tiara, mengatakan untuk menghasilkan blog yang sukses, perlu optimalisasi mesin pencarian (search engine optimization/SEO).

SEO adalah kegiatan mengoptimasi konten internet dengan tujuan trafik dari mesin pencari secara kualitas maupun kuantitas tanpa perlu membayar iklan. 

Guna memberikan informasi yang tepat, mesin pencari memiliki algoritma untuk menentukan website yang tepat. SEO akan selalu berkembang mengikuti algoritma tersebut.

Faktor SEO mencakup sejumlah hal. Pertama, domain. Pilih domain yang tepat karena banyak domain terdeteksi spam.

Semakin lama usia website atau semakin lama domain itu dipakai untuk memberi informasi yang jelas, domain tersebut akan disukai mesin pencari.

Kedua, mobile friendly. Dari hari ke hari semakin banyak orang menggunakan ponsel pintar.

Ketiga, konten. Buat konten sebagus mungkin yang menyasar orang yang mencari informasi di mesin pencari. Bukan kita memanipulasi mesin pencari, melainkan orang yang mencari informasi itu menemukan website kita.

Selain itu, perlu diperhatikan page speed, keamanan, teknikal SEO, tautan (links), social signals, user experience, dan informasi bisnis.

Agi menilai, WordPress (WP) adalah platform yang fleksibel. Selain sebagai blog, WP bisa disisipi shop misalnya (open source). Selain itu, WP tidak lekang oleh waktu.

“Di WP kita bisa mengontrol konten seperti apa yang akan tampil,” kata Agi dalam Masterweb Digital Talk bertema “Create a Self-Hosted WordPress Blog” pada Selasa, 15 September 2020.

Dalam pandangan Agi, plugins yang didukung dengan kebiasaan yang baik akan menghasilkan SEO yang bagus. Plugins merupakan cara yang tepat dan mudah untuk mengoptimasi WP.

“Tidak perlu berlebihan dalam menggunakan plugins,” tutur Agi yang juga spesialis di bidang digital marketing strategies ini.

Good SEO

Dia menjelaskan kebiasaan good SEO harus dipupuk dan dibina sejak dini. Hal itu mencakup mencari kata kunci yang tepat sebelum menulis artikel, menamai foto sesuai kata kunci, dan membagikan artikel ke media sosial secara rutin.

Selain itu, membuat struktur paragraf yang baik dan jelas serta membuat internal linking yang organik. SEO itu repetitif.

“Bagikan ke media sosial walaupun tidak ada orang yang peduli. Google senang dengan artikel yang sering dibagikan ke sosmed. Sementara itu,internal linking membantu pembaca untuk mengetahui artikel lainnya,” ujar Agi.

Banyak tools bisa dimanfaatkan. Sebut saja, Google Search Console, Google Trends  sebagai free research keyword tools untuk mencari inspirasi ide, Ubersuggest untuk mencari kata kunci, MOZ untuk riset blog kompetitor, atau Pinterest sebagai sarana berbagi artikel dan mendapatkan backlink.

Agi mengamati SEO factor melihat situs sebagai keseluruhan.

“Investasi di template berbayar agar tampilannya lebih rapi dan lebih mudah mengatur pengalaman pengguna,” kata Agi.

Tren SEO  

Agi menyemangati blogger untuk fokus membuat konten yang menarik dan dibutuhkan orang. Jangan ragu dan malu membuat konten dengan tema apapun.

“Semakin sering kita blogwalking semakin banyak kita punya teman di dunia maya dan semakin banyak orang  yang berkunjung ke blog kita,” ujarnya.

Soal kata kunci, SEO Project Manager Indodax, Dian Rintari, menyarankan sejumlah cara berikut: pelajari niche blog atau website kalian, tentukan tujuan yang ingin dicapai, susun daftar topik yang relevan berikut kata kunci yang diunggulkan, gunakan keyword research tools yang baik, serta identifikasi long tail keyword.

“Kata kunci selalu terkait dengan trafik. Kata kunci yang salah akan menghasilkan konversi yang rendah sebab orang tidak menemukan apa yang mereka cari. Website dengan  informasi yang banyak akan menyenangkan Google, maka kita harus membuat konten yang berhubungan dan bagus,” ujar Dian.

Sementara itu, Digital Marketing Specialist, Agung Sukariman, menambahkan pada 2018 pengguna Google tercatat 60% dari populasi dunia dengan 3,5 juta pencarian setiap harinya.

Di Indonesia, pengguna Google mencapai 98% dari jumlah penduduk. Sebanyak 60% pencarian dihasilkan dari Google, sisanya dari mesin pencari lainnya.

“Artinya, ada beberapa persen dari jumlah tersebut yang seharusnya bisa mengarah ke website kita yang bisa menghasilkan konversi seperti placement, iklan, adsense, pembelian, dan sebagainya,” ujar Agung.

Berikut tips SEO versi Agung:

  • Rancang tujuanmu. Misal, penjualan atau semakin tinggi keterbacaan artikel.
  • Konsistensi membangun konten.
  • Buat target kata kunci yang ingin dicapai.

Agung mengatakan kecenderungan SEO ke depan yakni pencarian suara. Video will be the new king of content. Maka itu, sisipkan video di konten dalam blog. SEO pun akan mobile responsive serta google stories untuk bisa meningkatkan trafik.   

“Guru yang terbaik adalah pengalaman. Gunakan pengalaman kalian sendiri untuk optimasi blog. Take small step, repeat until you master it,” ujar Agung.

Tags:
bloggerSearch engine optimizationSEOtips blogtips bloggervideo blog
%d blogger menyukai ini: