Anggarkan Rp210 Miliar, Pinago Utama Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng

27 September 2022 11:28 WIB

Penulis: Feby Dwi Andrian

Editor: Ananda Astri Dianka

Pinago Utama (https://www.pinagoutama.com/assets/img/slider/SLD-F7FD4453-E229-561A-B4F5-AB8962B69928.png)

JAKARTA - PT Pinago Utama Tbk (PNGO) menganggarkan Rp210 miliar untuk membangun pabrik minyak goreng di Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Direktur Utama PNGO, Choirul Muluk menyampaikan, pembangunan pabrik senilai Rp210 miliar itu diharapkan bisa menekan biaya ongkos angkut.

"Kami perkirakan untuk kapasitas pabrik minyak goreng itu bisa tembus 300 ton sampai 500 ton CPO per hari," ujar Choirul dalam keterangan resmi, Selasa, 27 September 2022.

Ia menambahkan bahwa selama ini perusahaan harus mengeluarkan biaya sekitar Rp20 miliar untuk ongkos angkut bahan baku berupa minyak sawit mentah ke Pelabuhan Boom Baru di Palembang.

Maka dari itu, ia optimistis bahwa dengan didirikannya pabrik minyak goreng itu perusahaan bisa berhemat sampai dengan Rp20 miliar.

Sementara itu, Ia mengaku bahwa permintaan terhadap minyak goreng curah di Kabupaten Musi Banyuasin dan Lubuklinggau sangat tinggi. 

“Karena tingginya permintaan, kami mencoba untuk lebih mendekat lagi ke dua daerah tersebut,” tambah Choirul.

Lebih lanjut, Choirul menegaskan Lokasi pabrik tersebut nantinya akan berada di kawasan operasional PNGO, sehingga sudah terintegrasi dari hulu hingga ke hilir.

Choirul juga menjelaskan bahwa pembangunan pabrik minyak goreng merupakan respon terhadap tantangan pemerintah agar industri kelapa sawit bisa melakukan hilirisasi.

"Kami berharap bahwa pemerintah juga bisa memberikan insentif untuk proyek ini," ujar Choirul.

Sebagai informasi, ke depannya PNGO juga akan membangun pabrik kelapa sawit di Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin, dengan nilai investasi senilai Rp160 miliar.

Pabrik kelapa sawit itu akan dibangun berdekatan dengan perkebunan anak perusahaan yaitu PT Hamparan Mutiara Hijau. 

Berita Terkait